Home > Ragam Berita > Nasional > Menyebut SBY Pernah Pecat Prabowo, Statement Peneliti SMRC Dikritik

Menyebut SBY Pernah Pecat Prabowo, Statement Peneliti SMRC Dikritik

Jakarta – Peneliti Lembaga Survei SMRC, Sirojudin Abbas, baru saja membuat sebuah pernyataan yang menggemparkan. Pasalnya Sirojudin Abbas menyebutkan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono pernah memecat Prabowo Subianto dari militer sehingga ia menilai Demokrat tidak akan mendukung Prabowo dalam Pilpres 2019.

Menyebut SBY Pernah Pecat Prabowo, Statement Peneliti SMRC Dikritik

Susilo Bambang Yudhoyono dan Prabowo

“SBY salah satu jenderal yang merekomendasikan Prabowo untuk dipecat. Posisi pandangan seperti itu, mana mungkin SBY akan merekomendasikan atau mendukung jenderal yang akan dipecatnya,” ujar Abbas.

“Sulit mencari informasi dan data hubungan mereka positif. Pak SBY berkali-kali menghindari pertemuan itu,” tambahnya.

Penyataan Abbas tersebut langsung menuai reaksi keras dari Demokrat dan Gerindra. Pihak Demokrat sendiri menegaskan bahwa pemberhentian Prabowo tersebut adalah keputusan TNI Angkatan Darat dan bukan SBY sendiri.

Selain itu, Ketua Divisi Komunikasi Partai Demokrat, Imelda Sari juga mengatakan bahwa tidak mungkin ada duet Prabowo-Hatta pada 2014 jika sejarah militer itu masih menjadi ganjalan bagi SBY, mengingat Hatta Rajasa adalah besan SBY.

Baca juga : Pengamat : “Prabowo dan SBY Tak Pernah Punya Chemestry”

“Beliau tidak mau menyatakan sikap politik saat itu karena sebagai presiden tidak mau bersikap gaduh. Partai Demokrat posisinya diminta netral,” terang Imelda.

Partai Gerindra sendiri menegaskan jika Prabowo tidak pernah dipecat. Justru Ketua Umum Gerindra ini diberhentikan dengan hormat.

“Statement tersebut menurut saya sangat tendensius. Lagi pula pertemuan kemarin tidak membahas tentang pilpres,” ujar Waketum Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, beberapa waktu yang lalu.

“Kok dipecat ? Prabowo tidak pernah dipecat. Dia diberhentikan dengan hormay dari dinas militer,” tegasnya.

Sementara itu bahasan mengenai Prabowo dan SBY mencuat setelah keduanya menggelar pertemuan beberapa waktu lalu di Cikeas. Meski banyak yang berspekulasi jika keduanya akan berkoalisi, kenyataannya mereka justru tidak membicarakan Pilpres 2019 pada saat itu.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Di Depan IKA PMII, Jokowi Lontarkan Pujian Untuk Cak Imin

Di Depan IKA PMII, Jokowi Lontarkan Pujian Untuk Cak Imin

Jakarta – Munas VI Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) yang dilaksanakan hari ...