Home > Gaya Hidup > Hasil Penelitian: Perempuan Berbokong Besar Lebih Kecil Risiko Terkena Penyakit Jantung

Hasil Penelitian: Perempuan Berbokong Besar Lebih Kecil Risiko Terkena Penyakit Jantung

Jakarta – Perempuan berbokong besar tidak hanya lebih seksi namun namun juga lebih sehat. Sebuah penelitian di Jerman mengungkapkan bahwa perempuan dengan bokong dan paha yang besar lebih kecil risikonya terkena penyakit jantung, stroke dan diabetes.

Hasil Penelitian: Perempuan Berbokong Besar Lebih Kecil Risiko Terkena Penyakit Jantung

Hasil penelitian yang telah dipublikasikan ke dalam jurnal Cell Metabolism ini menyebutkan, lemak di pinggul dan paha mencegah berpindah ke organ lainnya, seperti ke jantung atau otak, sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Hal ini berlawanan bila lemak terakumulasi di bagian perut. Perut yang buncit justru akan memudahkan lemak berpindah ke organ tubuh lainnya dan memicu penyakit berbahaya.

Penelitian ini juga tidak berlaku bagi perempuan yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas, karena lemak tidak hanya terakumulasi di bagian bokong dan paha, namun sudah menyebar ke seluruh bagian tubuh.

Menurut Dr Norbert Stefan, peneliti utama dari University of Tübingen di Jerman, perempuan dengan bentuk tubuh menyerupai pir lebih tidak berisiko terkena penyakit dibandingkan dengan wanita yang bentuk tubuhnya seperti apel.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Mengenal Stunting dan Gejala-Gejalanya

Mengenal Stunting dan Gejala-Gejalanya

Jakarta – Stunting merupakan masalah kesehatan dimana seorang anak mengalami hambatan dalam pertumbuhannya sehingga tidak ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135