Home > Ragam Berita > Nasional > PAN Siapkan Saksi Untuk Menjerat Politisi Nasdem, Victor Laiskodat

PAN Siapkan Saksi Untuk Menjerat Politisi Nasdem, Victor Laiskodat

Jakarta – Seorang politisi dari Partai Nasional Demorkat (NasDem), Viktor Laiskodat, baru saja dilaporkan Wakil Sekjen Bidang Hukum dan HAM Partai Amanat Nasional (PAN), Surya Iman Wahyu ke Bareskrim Polri Jakarta Pusat.

PAN Siapkan Saksi Untuk Menjerat Politisi Nasdem, Victor Laiskodat

Viktor Laiskodat

Laporan tersebut terkait dugaan ujaran kebencian yang dilakukan oleh Viktor dalam sebuah pidatonya di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). PAN nantinya juga akan menghadirkan saksi langsung untuk memperkuat alat buktinya.

“Kami melaporkan apa yang disampaikan oleh Viktor Laiskodat di acara deklarasi calon Bupati di Tarus, Kabupaten Kupang pada hari selasa (01/08/2017) kemarin,” ujar Surya di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (04/08/2017) siang.

Laporan itu diterima dengan nomor LP/775/VIII/Bareskrim tertanggal 4 Agustus 2017. Dalam laporan tersebut, Surya mengaku telah membawa alat bukti berupa rekaman video serta nantinya akan menghadirkan saksi yang mendengar langsung pidato yang dilakukan Viktor di Kupang, NTT.

Baca juga : Inilah Isi Pidato Viktor Laiskodat Tentang Khilafah Yang Dinilai Provokatif

“Ada saksi juga di TKP yang mendengar, mengalami, melihat langsung di tempat kejadian, juga ada saksi ahli yang bisa kami hadirkan dan saya kira dua alat bukti dapat dilengkapi,” ujarnya.

Menurutnya, laporan yang telah dibuat ini ada kaitannya dengan dugaan ujaran kebencian yang dilakukan Viktor sehingga ditakutkan kedepannya nanti dapat memicu konflik dan gesekan lagi diantara masyarakat. Selain itu, laporan perihal tuduhan mengandung fitnah yang dilontarkan Viktor atas pencemaran nama baik partainya.

“Misal begini, ada partai-partai politik yang mendukung ekstrimisme intoleransi kemudian pengaitan dengan kejadian silam tahun 65 terkait bunuh membunuh daripada mereka yang membunuh lebih baik kita yang membunuh juga. Kata-kata itu juga bagian dari ujaran kebencian yang dapat memicu konflik diantara masyarakat,” terangnya.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Prabowo Dinilai Sulit Menandingi Jokowi Tanpa ‘3M’

Prabowo Dinilai Sulit Menandingi Jokowi Tanpa ‘3M’

Jakarta – Prabowo Subianto sebagai penantang pada Pilpres 2019 mendatang dinilai sulit untuk menandingi elektabilitas ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135