Home > Ragam Berita > Internasional > Bakal Serang Markas Udara AS, Pria Asal Rusia Ini Diringkus Otoritas Turki

Bakal Serang Markas Udara AS, Pria Asal Rusia Ini Diringkus Otoritas Turki

Adana – Seorang pria diciduk otoritas keamanan Turki. Berdasar informasi, pria tersebut bakal menjatuhkan pesawat Amerika Serikat (AS) di markas udara Incirlik. Pria berpaspor Rusia tersebut pun diduga bergabung dengan ISIS.

Bakal Serang Markas Udara AS, Pria Asal Rusia Ini Diringkus Otoritas Turki

Sebagaimana diberitakan Reuters pada Jumat (11/8/2017), Renat Bakiev kedapatan sedang memata-matai Kota Adana sebagai target serangan. Sekadar informasi, Angkatan Udara AS memang memakai pangkalan udara tersebut sebagai pos untuk menyerang ISIS di Suriah dan Irak.

Sementara itu, Bakiev mengakui bahwa dirinya adalah salah seirang anggota ISIS. Pernyataan tersebut diungkapkan saat diinterograsi otoritas keamanan Turki. Dia pun menegaskan bakal menyerang warga AS dan akan menjatuhkan pesawat AS dengan drone.

Setelah keterangan digali secara mendalam, pria tersebut pun menargetkan penganut Alevi di Adana. Ia menilai aliran Alevi adalah musuh Allah. Tidak ketinggalan, dia melayangkan kritik terhadap Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Ternyata ini bukan pertama kalinya adanya penangkapan anggota jaringan ISIS di Kota Adana. Pasalnya Daily Sabah melaporkan, pada Juni 2017, satuan kontra-terorisme Adana menangkap 11 orang terduga jaringan kelompok teroris itu.

Baca juga: AS Tegaskan Telah Selidiki Senjata Nuklir Korut yang Semakin Canggih

Salah satu tersangka yang ditangkap pada saat itu merupakan sosok yang disebut-sebut sebagai “emir” ISIS di Adana. Ia bernama Abdulkerim C. dan merupakan warga negara Turki asli. Sebelum ditangkap, ia sempat berencana melancarkan serangan bom di markas udara Incirlik. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Presiden Abbas Segera Lakukan Pertemuan dengan Putin

Presiden Abbas Segera Lakukan Pertemuan dengan Putin

Yerusalem – Presiden Palestina Mahmoud Abbas akan melakukan kunjungan ke Rusia pada 13-16 Juli. Dalam ...