Home > Ragam Berita > Internasional > Singapura Khawatirkan Aksi ISIS di Marawi

Singapura Khawatirkan Aksi ISIS di Marawi

Jakarta – Teo Chee Hean yang merupakan Wakil Perdana Menteri Singapura baru saja mengadakan pertemuan dengan Wiranto yang merupakan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan. Pertemuan tersebut berlangsung di Kementerian Koordinator Bidang Polhukam di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Singapura Khawatirkan Aksi ISIS di Marawi

Wiranto

Dalam pertemuan tersebut, Teo menyampaikan kekhawatiran dari negara yang merupakan tetangga Indonesia atas aktivitas kelompok teror ISIS di Kota Marawi, Filipina Selatan.

“Impact (dampak) didalam kegiatan ISIS di Marawi itu sampai di Singapura,” ujar Wiranto seusai pertemuan, Jumat (11/08/2017).

Menurut Wiranto, kekhawatiran tersebut didasaru pada kenyataan bahwa Singapura sempat dijadikan salah satu basis kelompok teror Jemaah Islamiyah (JI). Kelompok itu diketahui semoat hendak menyasar misi-misi diplomatik Singapura di banyak negara dalam rencana aksis teror pada tahun 2001 silam.

Baca juga : Menlu : 17 WNI yang Kabur dari ISIS Belum Bisa Dipulangkan

“Jemaah Islamiyah (JI) itu di Singapura juga ada. Dan ada kaitannya dengan kelompok-kelompok teror lain,” ujar Wiranto.

Wiranto mengatakan bahwa Singapura mengapresisasi inisiatif Indonesia untuk menyusun sikap bersama mencegah penyebaran ISIS di kawasan Asia Tenggara dan Oseania.

Ada pun sikap yang ditindaklanjuti oleh rencana aksi itu disepakati dalam pertemuan sub regional yang dihadiri enam negara, Indonesia, Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, Selandia Baru dan Australia di Manado, Sulawesi Selatan pada bulan Juli lalu. Hal itu diharapkan bisa meredam perkembangan ISIS di kawasan.

“Singapura sangat berterima kasih bahwa Indonesia membuka seluas-luasnya informasi mengenai perlawanan terhadap terorisme itu,” ujar Wiranto.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Intelijen AS Prediksi Bakal Ada Lagi Teror Seperti 11 September

Intelijen AS Prediksi Bakal Ada Lagi Teror Seperti 11 September

Washington – Pejabat tinggi keamanan AS mengatakan telah menerima kabar intelijen tentang rencana serangan teror ...