Home > Ragam Berita > Nasional > Supir Taksi Online Ini Dianiaya dan Dibuang ke Madura

Supir Taksi Online Ini Dianiaya dan Dibuang ke Madura

Surabaya – Seorang sopir taksi online bernama Mustakim (40) mengalami nasib yang kurang beruntung pada hari minggu (06/08/2017) lalu. Pasalnya warga Petemon Sidomulyo ini menjadi korban kejahatan dimana membuatnya dibuang ke Madura dan mobil yang dikendarai dibawa kabur oleh pelaku.

Supir Taksi Online Ini Dianiaya dan Dibuang ke Madura

Mustakim

Sebenarnya peristiwa penculikan ini sudah terjadi pada hari minggu (06/08/2017) namun baru dibongkar pada hari kamis (10/08/2017) kemarin. Peristiwa ini berawal saat korban mendapat order untuk mengantar penumpang dari Ramayana Mall Sidoarjo sekitar pukul 17.00 WIB.

Mereka kemudian munta diantarkan ke Kawasan Kalimas Surabaya. Ketika mobil hendak tiba dilokasi tujuan sekitar pukul 19.00 WIB, seorang pengendara motor menghampiri mobil korban dan langsung mengancamnya dengan sebilah parang. Bahkan penumpang yang ada didalam mobil pun melakukan hal yang serupa, mengancam menggunnakan celurit dam pistol.

Kemudian para pelaku menguasai mobil dan menyuruh korban untuk pindah duduk di kursi belakang mobil. Korban pun tetap berusaha melakukan perlawanan dengan terus memberontak sambil berteriak.

Bahkan teriakan korban sampai didengar oleh warga sekitar lokasi. Namun para pelaku turut mengancam warga dengan senjata tajam yang ada di tangannya. Warga pun takut dan mundur sehingga para pelaku bisa bergegas meninggalkan lokasi.

Baca juga : Spesialis Pembobol ATM Medan Berhasil Dibekuk

Pelaku kemudian menutup mata dan membungkam mulut korban. Tak lama kemudian mobil berhenti yang diduga dikawasan madura. Selama semalam korban disekap didalam ruangan dengan kondisi tangan dan kaki yang terikat, mata tertutup dan mulut yang terbungkan.

Sekitar pagi buta, korban dibawa keluar ruangan dengan dinaikkan ke sepeda motor lalu korban dibuang di Burneh Bangkalan Madura. Kondisi korban saat dibuang masih dalam keadaan yang sama ketika disekap. Hp, dompet beserta mobil korban langsung dibawa kabur oleh para pelaku.

Siang harinya, seorang kenek bus menemukan korban. Akhirnya korban dibawa ke Polsek Burneh untuk melapor. Laporan korban diterima kemudian diteruskan ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

“Kami masih memburu pelaku,”ujar Kasat Rskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Ardian Satrio Utomo, kamis (10/08/2017).

“Dugaan kami ini adalah kelompok luar kota. Kami sudah mengidentifikasi mereka. Kami juga sedang melakukan pengejaran. Doakan saja,” tambahnya.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Gempa 4,2 Skala Ritcher Hebohkan Warga Kabupaten Nias

Gempa 4,2 Skala Ritcher Hebohkan Warga Kabupaten Nias

Nias – Sebelumnya telah diberitakan gempa bumi mengguncang Kota Padangsidimpuan. Kali ini, gempa dengan kekuatan ...