Home > Ragam Berita > Internasional > Korea Utara Dikabarkan Dapat Suplai Mesin Roket dari Bekas Uni Soviet

Korea Utara Dikabarkan Dapat Suplai Mesin Roket dari Bekas Uni Soviet

Pyongyang – Korea Utara memang sedang mengembangkan teknologi peluru kendali (rudal). Namun, ada dugaan bahwa pengembangan tersebut diambil dari teknik lawas roket jenis RD-250 di era Uni Sovyet.

Korea Utara Dikabarkan Dapat Suplai Mesin Roket dari bekas Uni Soviet

Rudal Balistik Korea Utara

International Institute for Security Studies (IISS) di London belum lama ini merilis sebuah laporan. Isinya, suplai mesin roket dengan bakar cair dan performa tinggi atau LPE milik Pyongyang didapat dari sumber asing.

Sayangnya, institut tersebut tidak memerinci dengan jelas. Namun, mereka menduka pemasok teknologi tersebut berasal dari Ukraina. “Bukti yang ada menunjukan indikasi jelas, bahwa roket performa tinggi itu merupakan modifikasi dari roket RD-250 dari era Uni Sovyet. Roketnya kini digunakan sebagai mesin pendorong misil Hwasong-12 dan Hwasong-14,” kata pakar riset misil dari IISS Michael Elleman pada Rabu (16/8/2017).

Memang, teknologi rudal antar benua Korea Utara sangat berkembang pesat setelah kegagalan uji coba pada 2016 . Pada Juli lalu, Pyongyang sukses menembakkan sistim balistik inter-kontinental (ICBM) puluhan kilometer ke udara. Aksi tersebut pun memantik sanksi lebih berat dari komunitas internasional.

Baca juga: Lewat Surat Terbuka, Taliban Imbau AS Tarik Seluruh Pasukan dari Afganistan

Sementara itu, pihak Ukraina membantah tudingan institut di London itu. Oleksandr Turchynov, sekretaris dewan keamanan dan pertahanan Ukraina menepis laporan itu. Ia menyatakan pemerintahan di negaranya tidak memainkan peranan apapun dalam alih teknologi misil era Uni Sovyet tersebut.

“Informasi ini tidak berdasarkan bukti, kontennya provokatif dan kemungkinan direkayasa oleh dinas rahasia Rusia untuk menutupi kejahatan yang mereka lakukan”, ujar Turchynov. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Lembaga Hak Asasi Manusia Imbau PBB Selidiki Kasus Khashoggi

Lembaga Hak Asasi Manusia Imbau PBB Selidiki Kasus Khashoggi

Washington – Empat lembaga hak asasi manusia dan kebebasan pers mendesak Turki meminta penyelidikan dari ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135