Home > Ragam Berita > Nasional > Ponpes Yang Kedapatan Bakar Merah Putih Ditutup Selamanya

Ponpes Yang Kedapatan Bakar Merah Putih Ditutup Selamanya

Bogor – Pada hari rabu (16/08/2017) malam sekitar pukul 21.00 WIB seorang guru di Ponpes Ibnu Mas’ud berinisial M (17) telah membakar umbul-umbul Bendera Merah Putih. Aksi pembakaran tersebut lantas diketahui warga sekitar dan memicu amarah warga.

Ponpes Yang Kedapatan Bakar Merah Putih Ditutup Selamanya

Konferensi Press di Polres Bogor

Latarbelakang M membakar umbul-umbul Bendera Merah Putih karena tida percaya dengan adanya NKRI. M juga mengaku bahwa dirinya kerapkali menjadi emosi ketika melihat TV yang menayangan hari Kemerdekaan RI.

Akibatnya, M ditangkap oleh polisi dan ditahan di Polres Bogor. Barang bukti berupa foto-foto merah putih yang dibakar juga sudah diamankan oleh petugas.

Tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang bahasa, bendera, lambang negara, dan lagu kebangsaan. Selain itu, tersangka juga dikenakan pasal 187 dan 406 terkait pengrusakan.

Baca juga : Inilah Ponpes Yang Kedapatan Membakar Umbul-umbul Merah Putih

Tak hanya itu, aktivitas belajar-mengajar di Ponpes Ibnu Mas’ud juga sudah dihentikan. Bahkan Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyatakan bahwa ponpes tersebut akan ditutup untuk selamanya.

Ponpes Yang Kedapatan Bakar Merah Putih Ditutup Selamanya

Barang bukti yang diamankan polisi

“Itu kan sudah mereka akan berjanji akan ditutup tidak akan ada di situ. Tidak di Tamansari dan juga di Kabupaten Bogor tidak boleh,” tegas Bupati Bogor Hj Nurhayanti, Jumat (18/08/2017).

Bupati Bogor juga mengutuk keras pada seluruh lembaga yang anti terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Termasuk yang menolak untuk memasang merah putih.

“Kalau mereka anti merah putih mereka tidak boleh berada di Kabupaten Bogor,” tegasnya.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Boediono Sepakat dengan Keputusan Megawati Terkait SKL BLBI

Boediono Sepakat dengan Keputusan Megawati Terkait SKL BLBI

Jakarta – Mantan Menteri Keuangan Boediono sepakat dengan keputusan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang ...