Home > Ragam Berita > Nasional > PAN Ingin Dorong Desy Ratnasari atau Bima Arya Jadi Pendamping Ridwan Kamil di Pilkada Jabar

PAN Ingin Dorong Desy Ratnasari atau Bima Arya Jadi Pendamping Ridwan Kamil di Pilkada Jabar

Bandung – Partai Amanat Nasional (PAN) mulai berancang-ancang untuk mengambil keputusan terkait Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang.

PAN Ingin Dorong Desy Ratnasari atau Bima Arya Jadi Pendamping Ridwan Kamil di Pilkada Jabar

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN Eddy Soeparno yang mengatakan bahwa DPP PAN memberikan restu kepada DPW PAN Jabar untuk bergabung dengan koalisi lima partai yakni PPP, Partai Demokrat, PKB dan Partai Hanura.

“Kita sudah memberikan izin kepada DPW untuk menjalin komunikasi politik. Komitmen politik itu akan dikomuniksikan dulu ke DPP sebelum diputuskan nantinya,” kata Eddy saat ditemui di Hotel Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Selasa (22/8/2017).

Menurut Eddy, kemungkinan koalisi partai tersebut akan mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur Jawa Barat pada Pilkada Jabar 2018.

“Memang kelihatannya akan ada rencana pembentukan poros baru. Apakah mengusung kandidat yang masih belum memiliki pasangan atau betul-betul melahirkan tokoh baru, itu masih jadi pertanyaan. Tapi saya berasumsi koalisi ini nanti akan dijalin untuk mengusung Ridwan Kamil,” ungkap Eddy.

Terkait pendamping dari Ridwan Kamil, partai koalisi ini juga kemungkinan akan mengajukan kadernya untuk menjadi bakal cawagub.

“Mungkin ini cikal bakal yang berpotensi mengusung calon gubernur yang kemungkinan besar adalah Ridwan Kamil. Ini perlu kita antisipasi. Tapi ini kan partai kader, pasti akan menghendaki kadernya digandeng menjadi calon wakil, mekanisme ini memerlukan proses melalui komunikasi cukup panjang,” ucapnya.

Untuk PAN sendiri, ada dua kadernya yang dinilai memiliki popularitas dan elektabilitas tinggi yang akan didorong untuk menjadi wakil dari Ridwan Kamil, yakni Dessy Ratnasari dan Bima Arya.

“Kita berusaha mendorong kader kita, kalau bisa kader itu mengisi posisi cawagub kita pasti senang. Tapi bagaimana bentuknya saya serahkan teman-teman di Jawa Barat untuk merumuskannya. Karena koalisi untuk mendukung seorang cagub ini bisa saja mentah ketika pembahasan mengenai cawagub tidak ada kesepakatan,” tuturnya.

Namun demikian, PAN menyadari bahwa jumlah kursi PAN di DPRD Jabar hanya empat kursi.

“Tetapi bagi kita tidak mutlak mendorong cawagub jika realita di lapangan mengatakan PAN tidak dalam posisi melakukan itu. Yang penting kita ingin mendorong calon yang berpotensi dan berpeluang untuk menang,” jelasnya.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

PDIP Anggap Aneh Pernyataan Prabowo Soal Negara Dipimpin Dengan Cara Ugal-ugalan

PDIP Anggap Aneh Pernyataan Prabowo Soal Negara Dipimpin Dengan Cara Ugal-ugalan

Jakarta – Tak hanya Abdul Kadir Karding, kali ini Hasto Kristiyanto juga merespon kritikan Prabowo ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135