Home > Ragam Berita > Internasional > Inilah Alasan AS Tidak Lanjutkan Kerja Sama Keamanan dengan Mesir

Inilah Alasan AS Tidak Lanjutkan Kerja Sama Keamanan dengan Mesir

Washington – Amerika Serikat (AS) dikabarkan lakukan penundaan terkait bantuan terhadap Mesir. Yakni, sebesar USD 195 juta. Tindakan tersebut dilakukan lantaran Mesir dinilai tidak bisa mewujudkan hak asasi manusia (HAM) dan norma demokrasi.

Inilah Alasan AS Tidak Lanjutkan Kerja Sama Keamanan dengan Mesir

Amerika Serikat

AS menyatakan keinginan untuk melanjutkan kerja sama keamanan dengan Mesir, namun mengecam sikap Kairo mengenai kebebasan sipil. Terlebih Mesir telah mengeluarkan sebuah undang-undang (UU) baru yang mengatur organisasi masyarakat (ormas), yang secara luas dipandang sebagai bagian dari pengekangan kebebasan berpendapat.

Pejabat AS merasa tidak senang karena Presiden Mesir Abdel Fattah El Sisi pada Mei lalu telah mengesahkan UU ormas tersebut. Sedangkan pejabat Mesir telah meyakinkan pejabat AS di awal tahun ini, UU yang membatasi aktivitas ormas itu tidak akan disahkan.

“Ini menunjukkan AS berharap dapat menjaga kerjasama keamanan dengan Mesir – yang merupakan sekutu kunci di Timur Tengah – dan di saat yang sama juga mengekspresikan rasa frustrasinya dengan sikap Kairo mengenai masalah kebebasan sipil ini,” ujar kontributor Aljazirah di Kairo, Heidi Zhou-Castro, pada Rabu (23/8/2017).

Baca juga: Kim Jong-un Minta Institut Bahan Kimia Perbanyak Produksi Roket Berbahan Bakar Padat

Sementara itu, Pemerintah AS telah memutuskan untuk memprogram ulang Dana Pembiayaan Militer Luar Negeri (FMF) sebesar 65,7 juta dolar AS pada tahun fiskal 2017 dan Dana Dukungan Ekonomi (ESF) sebesar 30 juta dolar AS pada tahun fiskal 2016. Pemrograman ulang berarti dana ini akan digunakan untuk tujuan lain dan tidak akan diberikan ke Mesir.

x

Check Also

Presiden Abbas Segera Lakukan Pertemuan dengan Putin

Presiden Abbas Segera Lakukan Pertemuan dengan Putin

Yerusalem – Presiden Palestina Mahmoud Abbas akan melakukan kunjungan ke Rusia pada 13-16 Juli. Dalam ...