Home > Ragam Berita > Nasional > Kelompok Saracen Terdiri dari Orang-Orang Cerdas dan Militan

Kelompok Saracen Terdiri dari Orang-Orang Cerdas dan Militan

Jakarta – Polisi sebut mereka yang tergabung di dalam jaringan Saracen terdiri dari orang-orang cerdas dan militant.
Hal ini dapat dilihat dari pandainya mereka menentukan topik dan pangsa pasar untuk konten-konten bernuansa SARA yang mereka buat.

Kelompok Saracen Terdiri dari Orang-Orang Cerdas dan Militan

“Yang jelas tak mungkin dilakukan oleh orang dengan kecerdasan rata-rata. Mereka bisa membaca menentukan pangsa pasar,” ujar Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Divisi Humas Polri Kombes Pudjo Sulistyo dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (26/7/2017).

“Topik apa yang paling top hari ini, mana yang bisa dikapitalisasikan mendukung sesuai pesanan tadi. Memerlukan tim analisa,” sambung Pudjo.

Pudjo juga menilai Jasriadi dan kedua tersangka lainnya dapat mengendalikan para follower mereka untuk bekerja secara militan.

“Kalau kita bisa melihat tadi kan saya sampaikan ada tiga. Mereka dapat mengatur manajerial yang tak bisa dijumpai, follower militan. Tentu itu orang cerdas. Tak gampang memelihara follower ratusan ribu,” jelas Pudjo.

Ketiga tersangka jaringan Saracen yang tertangkap, yakni JAS, MFT, dan SRN dijerat dengan Pasal 45A ayat 2 jo Pasal 28 ayat 22 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan/atau Pasal 45 ayat 3 jo Pasal 27 ayat 3 UU ITE dengan ancaman 4 tahun penjara.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

TGB Bacakan 3 Hadis Soal Posisi Ulama di Pilpres

TGB Bacakan 3 Hadis Soal Posisi Ulama di Pilpres

Jakarta – Situasi politik di Indonesia semakin memanas menjelang pendaftaran Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Dua ...