Home > Ragam Berita > Nasional > Tak Hanya Sebar Kebencian, Saracen Juga Bajak Akun Medsos

Tak Hanya Sebar Kebencian, Saracen Juga Bajak Akun Medsos

Jakarta – Penangkapan kelompok Saracen ternyata tak hanya sekedar tim yang menyebarkan kebencian, namun mereka juga membajak sejumlah akun media sosial yang memiliki pengikut (follower) dalam jumlah besar.

Tak Hanya Sebar Kebencian, Saracen Juga Bajak Akun Medsos

Kombes Pol Sulistyu Pudjo selaku Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Divhumas Polri telah membeberkan penyelidikannya “Mereka mengakui untuk mendapatkan follower dengan cepat, mereka melakukan hijack dalam arti orang-orang yang memiliki akun yang besar,”

Akun-akun yang telah dibajak tersebut tidak bisa lagi dikontrol pemiliknya. Unggahan kemudian merambat secara cepat karena para pengikut tidak sadar konten tersebut berasal dari orang lain.

Pudjo mengungkapkan, beroperasi sejak dua tahun yang lalu, Saracen kini memiliki jaringan yang cukup besar. Kelompok tersebut memiliki jaringan inti dan pendukung.

“Intinya Saracen, itu delapan ratus ribu akun. Mereka menyatakan bahwa mereka sendiri langsung mengendalikan, membuat dua ribu akun. Berarti ada akun-akun yang dibuat follower masing-masing,” kata dia.

Sekadar informasi, polisi membongkar sindikat penyebar ujaran kebencian atau hate speech dan SARA melalui media sosial, Saracen.

Polisi telah menangkap tiga orang dan ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Jasriadi (32) yang berperan sebagai ketua, Muhammad Faizal Tanong (43) sebagai koordinator bidang media dan informasi, serta Sri Rahayu Ningsih (32) sebagai koordinator grup wilayah.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Jokowi Bakal Caikan Dana ke Setiap Kelurahan

Jokowi Bakal Caikan Dana ke Setiap Kelurahan

Bandung – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan mengucurkan dana bagi kelurahan-kelurahan pada Tahun Anggaran ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135