Home > Ragam Berita > Nasional > DPR Minta Polisi Ungkap Penyandang Dana Kelompok Saracen

DPR Minta Polisi Ungkap Penyandang Dana Kelompok Saracen

Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, SufmiDasco Ahmad, mendukung penuh agar pelaku utama Saracen ini bisa segera ditangkap. Menurutnya, dengan teknologi saat ini yang sangat memadai dan dengan melibatkan Pusat Pelaopran dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), seharusnya tidak akan sulit melacak siapa yang mendanai Saracen.

DPR Minta Polisi Ungkap Penyandang Dana Kelompok Saracen

Sufmi Dasco Ahmad

“Pihak Kepolisian harus bergerak cepat dalam mengusut kasus Saracen. Jangan hanya pelaku lapangan yang ditangkap, tetapi siapa mastermind di belakangnya, termasuk dan terutama pihak-pihak yang mendanai,” kata Sufmi di Jakarta, Sabtu (26/08/2017).

Sufmi mengungkapkan bahwa saat ini setiap transaksi baik tunai maupun non tunai amat mudah dilacak, terlebih sudah ada pelaku lapangan yang bisa di interogasi. Apalagi PPATK juga bisa ikut melacak transaksi dana-dana non-tunai.

“Pengungkapan siapa yang mendanai Saracen, harus menjadi prioritas agar bisa diketahui apa motif sebenarnya dari aktivitas Saracen.Secara logika, orang mau keluar dalam jumlah besar, pasti berharap ada keuntungan yang ingin di raih,” paparnya.

Baca juga : Kelompok Saracen Terdiri dari Orang-Orang Cerdas dan Militan

Ia khawatir dengan adanya pihak-pihak yang ingin menjadikan kasus Saracen ini sebagai komoditas politik untuk menyudutkan lawan politiknya. Dalam politik terkenal dengan strategi playing victim, yakni bersikap seolah-olah menjadi korban untuk mengambil simpati dan sekaligus menyudutkan lawan politik.

Oleh karena itu Sufmi berharap agar semua pihak tidak berspekulasi, serta polisi harus segera menuntaskan kasus Saracen.

“Prinsipnya soal hukum harus diselesaikan secara hukum, jangan sampai terkontaminasi kepentingan politik,” tegasnya.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Soal Freeport, Jokowi : "Sudah Ada Kemajuan Malah Ada Yang Ngomong Miring"

Soal Freeport, Jokowi : “Sudah Ada Kemajuan Malah Ada Yang Ngomong Miring”

Jakarta – Perihal proses akuisisi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebanyak 51 persen hingga kini ...