Home > Gaya Hidup > Awas, Jangan Gunakan Lipstik Saat Bibir Dalam Kondisi Pecah-pecah

Awas, Jangan Gunakan Lipstik Saat Bibir Dalam Kondisi Pecah-pecah

Jakarta – Lipstick merupakan salah satu kosmetik yang tak bisa lepas dari kehidupan wanita sehari-hari. Terlebih bila kondisi bibir sedang kering dan pecah-pecah, wanita biasanya menutupi kekurangan itu dengan mengoleskan lisptick.

Awas, Jangan Gunakan Lipstik Saat Bibir Dalam Kondisi Pecah-pecah

Awas, Jangan Gunakan Lipstik Saat Bibir Dalam Kondisi Pecah-pecah

Padahal cara ini justru akan membuat kondisi bibir menjadi semakin parah. Meski kandungan dalam lipstick dapat dipastikan aman untuk digunakan, namun tidak untuk digunakan dalam keadaan bibir kering dan pecah-pecah.

Bibir yang dalam keadaan abnormal bila dioleskan lipstick, maka bisa jadi akan menimbulkan masalah. Apalagi jika keadaan bibir yang pecah-pecah sampai berdarah, kandungan kimia dalam lisptick dapat menyebabkan gangguan yang lainnya.

Dilansir dari laman Glamour, Kamis (31/08/2017), pakar kecantikan di New York yang bernama Joanna Vargas memberikan saran untuk bibir kering dan pecah-pecah. Ia melarang untuk memakai lipstick saat bibir dalam keadaan tidak normal.

“Sebaiknya anda mengganti lipstick dengan pelembap bbir atau lip balm yang aman saat tidur malam hari,” kata Joanna.

Baca juga : Inilah Beberapa Tip untuk Memilih Lipstik agar Sesuai dengan Kulit

Langkah tersebut dinilai bisa menjadi solusi yang paling aman untuk mengembalikan kondisi bibir normal.

Bila mengutip dari laman New Vision, lipstick yang mengandung petrokimia, timbal dan minyak mineral bila digunakan saat bibir sedang pecah-pecah dapat menyebabkan iritasi, memperlambat penyembuhan lapisan bibir hingga terjadi peradangan.

Bahkan untuk kasus tertentu, kandungan minyak mineral dalam lipstick dapat menyumbat pori-pori. Jika pori-pori tersumbat, bibir akan terlihat kering dan semakin pecah-pecah. Sementara produk kosmetik lainnya yang mengandung minyak mineral dapat menyebabkan jerawat.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Kecanduan Game Kini Dikategorikan Sebagai Gangguan Mental

Kecanduan Game Kini Dikategorikan Sebagai Gangguan Mental

Jakarta – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kini resmi memasukkan kecanduan game atau game disorder sebagai ...