Home > Ragam Berita > Nasional > Pengacara Pastikan Jonru Belum Mendapat Panggilan Dari Polisi

Pengacara Pastikan Jonru Belum Mendapat Panggilan Dari Polisi

Jakarta – Razman Arif Nasution, pengacara Jonru Ginting mengatakan hingga saat ini belum ada panggilan resmi dari pihak kepolisian terkait laporan yang ditujukan pada klien-nya atas tuduhan ujaran kebencian.

Jonru Ginting Dilaporkan ke Polda Metro Terkait Ujaran Kebencian

Jonru Ginting

“Posisi kami sekarang masih menunggu panggilan karena sudah dilaporkan, namun sampai saat ini belum ada panggilan resmi dari pihak kepolisian kepada klien kami,” ujar Razman saat dihubungi Tempo pada Minggu (3/9/2017).

Baca juga : Buntut Tragedi Rohingya, Dubes Myanmar Diminta Angkat Kaki Dari Indonesia

Razman menjelaskan bahwa klien-nya juga menyatakan siap jika dirinya dipanggil oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan. “Pak Jonru selalu bilang, saya tidak takut karena merasa benar dan saya sudah mewakafkan nyawa saya pada agama dan bangsa saya,” ujar dia.

Sebelumnya, Jonru dilaporkan oleh Ketua Badan Advokasi Hukum NasDem Muannas Al Aidid ke Polda Metro Jaya atas tuduhan ujaran kebencian pada Kamis, 31 Agustus 2017. Dalam akun media sosialnya, Jonru menyebut muasal orang tua Jokowi serba tidak jelas. Muannas juga yang melaporkan Buni Yani ke polisi dengan tuduhan memanipulasi transkrip pidato Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang menyinggung ayat Al Maidah di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.

Terkait hal tersebut, Razman menjelaskan bahwa pelaporan kliennya karena dianggap menghina simbol negara kurang tepat karena, menurut dia, Jokowi saat itu masih dalam Pilpres 2014 sebagai Calon Presiden, belum jadi presiden.

Razman menyebut kliennya dalam posisi bertanya saat mengunggah cuitan soal asal-usul Jokowi karena, menurut Jonru, Prabowo sebagai penantang Jokowi kala itu sudah jelas silsilah keluarganya. Selain itu, menurut Razman, kliennya berhak menanyakan soal itu dan mengungkapkannya lewat Facebook karena punya hak.

“Ibunya Pak Jokowi, kan sudah jelas ada, sekarang bapaknya siapa. Misalnya masih hidup, di mana, kalau sudah meninggal, kuburannya di mana?” terang Razman.

Dia juga menilai bahwa laporan yang diajukan oleh Muannas Al Aidid terlalu universal dan umum. Dia mengaku sulit mendalami apa unsur yang dimaksudkan pelapor terhadap klien-nya. Namun dia mengaku masih menunggu panggilan dari pihak kepolisian. (Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Ketua Setara Minta Jokowi Berhati-hati Pada Maunuver Panglima TNI

Ketua Setara Minta Jokowi Berhati-hati Pada Manuver Panglima TNI

Jakarta – Merebaknya isu mengenai pembelian 5.000 senjata yang disampaikan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, ...