Home > Ragam Berita > Nasional > Indonesia Siap Menyalurkan Bantuan Senilai 2 Juta Dolar Untuk Rohingya

Indonesia Siap Menyalurkan Bantuan Senilai 2 Juta Dolar Untuk Rohingya

Malang – Bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan dan bahan pangan senlai USD 2 juta untuk pengungsi Rohingya sudah siap untuk disalurkan oleh Pemerintah Indonesia. Tak hanya itu, kesepakatan penyaluran bantuan kemanusiaan pun sudah terjalin dan menunggu untuk tindaklanjutnya dan akan dikoordinasikan dengan Palang Merah Internasional.

Indonesia Siap Menyalurkan Bantuan Senilai 2 Juta Dolar Untuk Rohingya

Indonesia Siap Menyalurkan Bantuan Senilai 2 Juta Dolar Untuk Rohingya

Kabar tersebut disampaikan oleh Duta Besar Indonesia untuk Myanmar, Ito Sumardi. Ito mengatakan bahwa kesepakatan terjalin usai lawatan Menteri Luar Negeri Retbo Marsudi ke Bangladesh untuk bantuan pengungsi Rohingya di Cox Bazar, Bangladesh.

“Kita tak lagi bicara masalah politik dan lainnya, tapi soal kemanusiaan. Sehingga bantuan kemanusiaan itu harus secepatnya sampai ke pengungsi,” kata Ito di Malang, Jawa Timur, Jumat (08/09/2017).

Menurutnya, sebagian besar pengungsi Rohingya sudah berada di Cox Bazar, Bangladesh, yang berbatasan dengan Myanmar. Wilayah itu sulit dijangkau jika lewat jalur darat, butuh waktu selama berhari-hari untuk tiba di sana. Pemerintah Bangladesh sendiri juga sudah mengizinkan pengiriman bantuan kemanusiaan di wilayah itu dan tinggal di realisasikan.

Baca juga : Kapolri Akan Temui Kepolisian Myanmar di ASEAN Conference

“Pemerintak Indonesia sudah menyampaikan ada obat-obatan dan pangan senilai 2 juta dolar Amerika. Kesepakatan sudah ada, tinggal tindaklanjut soal apa yang paling dibutuhkan dan yang mengkoordinir pengirimannya,” jelasnya.

Ito mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia tidak bisa serta-merta menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya di wilayah Bangladesh. Apalagi wilayah itu masuk zona rawan yang dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan pekerja kemanusiaan juka tak sesuai dengan mekanisme dan tanpa koordinasi.

“Saya baru saja dapat telepon, nanti saat kembali ke Myanmar pimpinan Palang Merah Internasional yang dapat kewenangan dari Pemerintah Myanmar ingin bertemu dengan saya,” tuturnya.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Didepan Alumni SMAN 1 Yogyakarta, Menteri Susi Ungkap Kisah Hidupnya

Didepan Alumni SMAN 1 Yogyakarta, Menteri Susi Ungkap Kisah Hidupnya

Yogyakarta – Menjadi salah satu pembicara di rangkaian acara Lustrum XII SMAN 1 Yogyakarta, Menteri ...