Home > Ragam Berita > Nasional > Wiranto Angkat Bicara Terkait Serangan Siber di Indonesia

Wiranto Angkat Bicara Terkait Serangan Siber di Indonesia

Jakarta – Pemerintah hingga saat ini masih terus menggodok persiapa untuk membentuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). BSSN merupakan sebuah lembaga yang pengembangan dari Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg).

Wiranto Angkat Bicara Terkait Serangan Siber di Indonesia

Wiranto Angkat Bicara Terkait Serangan Siber di Indonesia

Menko Polhukkam, Wiranto, mengatakan bahwa satu diantara hal yang masih jadi pembahasan adalah soal struktur organisasi.

“Kita sedang godog organisasinya, kita lengkapi, secara lebih detail menyusun dulu, baru kemudian kita menunjuk pejabat-pejabatnya, baru kita bisa kerja,” kata Wiranto di jakarta, Kamis (14/09/2017).

Nantinya pembentukan BSSN akan dikukuhkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 53 Tahun 2017 dan akan dikeluarkan secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Perpres tersebut mengamanatkan antara lain pembentukan BSSN yang dilakukan paling lambat empat bulan setelah Perpres dikeluarkan pada bulan Juni lalu atau sekitar empat bulan yang lalu.

Wiranto menambahkan bahwa serangan terhadap suatu negara saat ini tidak hanya berbentuk kekuatan konvensional, misalnya saja seperti militer. Di era sekarangsalah satu ancaman serangan lain terhadap negara adalah serangan siber.

Baca juga : Cerita Penculikan Siswi SD Tanjung Duren Ternyata Bohong

Menurutnya serangan siber yang sudah terjadi di Indonesia saat ini hampir terjadi setiap bulan dengan jumlah yang sudah hampir mencapai jutaan.

“Cyber Attack (serangan siber) di Indonesia cukup tinggi, perbulan bisa mencapai jutaan serangan, kalau tidak dinetralisir cukup berbahaya,” jelasnya.

Dengan diresmikannya BSSN, Wiranto berharap antisipasi serangan siber dapat dilakukan secara lebih sinergis.

“Kalau ada organisasinya di level nasional yang memproteksi semua kegiatan siber dan keamanan siber nasional dan menyatukan berbagai kegiatan siber menjadi kekuatan yang luar biasa,” terangnya.

“Karena itu ke depan nanti kita bisa menghadapi perang siber, perang media, bukan perang militer lagi dan kita harus siap,” sambungnya.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Nasdem Menyebut Jokowi Mulai Gerah Dengan Politik Kebohongan Dari Kubu Prabowo

Nasdem Menyebut Jokowi Mulai Gerah Dengan Politik Kebohongan Dari Kubu Prabowo

Jakarta – Sudah gerah menjadi alasan Presiden Jokowi hingga beliau mengatakan kepada para politisi untuk ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135