Home > Ragam Berita > Nasional > Polisi Ringkus 5 Perempuan di Kendari lantaran Terlibat Kasus PCC

Polisi Ringkus 5 Perempuan di Kendari lantaran Terlibat Kasus PCC

Kendari – Penjual obat PCC yang mengandung zat psikotropika di Kendari, Sulawesi Tenggara ternyata lima perempuan. Mereka ditangkap Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, Rabu 13 September 2017 malam.

Polisi Ringkus 5 Perempuan di Kendari lantaran Terlibat Kasus PCC

Direktur Narkoba Polda Sultra Komisaris Besar Satriya Adhy Permana mengungkapkan dari lima perempuan yang diringkus kepolisian dua diantaranya merupakan karyawan apotek yang ada di seputaran Jalan Saosao Kelurahan Bende, Kendari. Adapun tiga perempuan lainnya beradal dari Kabupaten Kolaka dan Konawe. Mereka berstatus ibu rumah tangga dan karyawan swasta.

Dari para tersangka polisi mengamankan ribuan butir obat yang mengandung zat psikotropika yakni tablet PCC (Paracetamo, Cafein, Carisoprodol) dan kapsul Tramadol yang diidentifikasi digunakan puluhan remaja yang menyebabkan mereka kehilangan kesadaran.

Dari IRT 2.651 butir somadril. Adapun dua tersangka yang petugas apotek polisi mengamankan 1.112 butir kapsul Tramadol. obat-obatan itu tergolong obat-obatan golongan G alias gefarlik atau golongan obat keras, jelas Satriya di aula media center Polda Sultra, Kamis siang.

Baca juga: Status Gunung Agung Meninggkat Jadi Waspada

Lebih jauh Satriya menjelaskan Tramadol digunakan dalam dunia kesehatan. Peruntukanya untuk menghilangkan rasa sakit pasca operasi. Penggunaanya pun dalam pengawasan dokter . Dua petugas apoteker diamankan karena diduga menjualnya langsung kepada pembeli tanpa resep dokter. Adapun Somadril jelas Satriya sudah ditarik peredaranya sejak tahun 2014 lalu karena banyak yang menyalahgunakanya untuk kebutuhan hiburan.

Bila digunakan secara berlebihan akan berdampak pada halusinasi, badan kejang dan kehilangan kesadaran bahkan sampai meninggal. Penggunaan obat ini mengganggu jaringan syaraf otak, kata Satriya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Ketua Setara Minta Jokowi Berhati-hati Pada Maunuver Panglima TNI

Ketua Setara Minta Jokowi Berhati-hati Pada Manuver Panglima TNI

Jakarta – Merebaknya isu mengenai pembelian 5.000 senjata yang disampaikan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, ...