Home > Ragam Berita > Nasional > Dibanding SBY, Elektabilitas Jokowi Tak Lebih Baik

Dibanding SBY, Elektabilitas Jokowi Tak Lebih Baik

Jakarta – Hasil survei dari lembaga CSIS menunjukkan elektabilitas Joko Widodo saat ini telah mencapai sebesar 50,9 persen. Hasil survei tersebut dianggap wajar oleh Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan.

Dibanding SBY, Elektabilitas Jokowi Tak Lebih Baik

Joko Widodo dan Susilo Bambang Yudhoyono

Menurutnya, sebagai capres petahana memang mudah untuk memiliki elektabilitas yang cenderung lebih tinggi bila dibandingkan dengan yang lain.

“Iya biasanya memang incumbent trennya kemungkinan gampang untuk naik dan gampang untuk turun. Jika kinerjanya, responnya kurang bagus dia akan turun lagi,” kata Syarief di Jakarta, Rabu (13/09/2017).

Syarief mengatakan bahwa kinerja petahana itu lebih mudah untuk dideteksi karena ada parameter alias ukuran yang bisa dinilai. Namun sayangnya ukuran tersebut tidak dapat dijadikan sebagai jawaban tentang kepastian untuk memperoleh posisi aman dalam kemenangan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Lantas Syarief juga membandingkan elektabilitas Jokowi dengan elektabilitas Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat hendak maju di periode kedua.

Baca juga : Survey, Elektabilitas Jokowi Meningkat, Prabowo Stagnan

Menurutnya, jika elektabilitas seorang petahana sebelum masa kampanye diatas 60 persen maka kemungkinan menang lagi lebih besar. Namun jika hasilnya dibawah 60 persen, maka akan sulit untuk menjamin mendapatkan sebuah kemenangan dalam dua periode.

“Kita lihat saja nanti hasil surveinya. Waktu SBY, kala itu elektabilitasnya sampai 60 persen. Pada dasarnya kalau 60 persen kemungkinan bisa terpilih lagi. Tetapi kalau dibawah 60 persen agak rendah,” jelasnya.

Anggota Komisi I DPR itu menjelaskan lebih lanjut bahwa ia memprediksi tentang elektabilitas Jokowi nantinya bisa mengalami kenaikan dan penurunan, tergantung pada hasil penilaian masyarakat atas kinerjanya selama ini.

“Itu tergantung kinerjanya. Kalau kinerjanya bagus naik. Tapi kalau kurang bisa juga turun,” pungkasnya.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Panglima TNI Dilarang Masuk ke Amerika Serikat, Kok Bisa?

Panglima TNI Dilarang Masuk ke Amerika Serikat, Kok Bisa?

Jakarta – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tidak diperbolehkan masuk ke Amerika Serikat oleh US ...