Home > Ragam Berita > Nasional > Tim 9 Memilih Tidak Akan Move On dari Ahok, Tapi Berharap Anies-Sandi Bisa Lebih Baik

Tim 9 Memilih Tidak Akan Move On dari Ahok, Tapi Berharap Anies-Sandi Bisa Lebih Baik

Jakarta – Tim 9 sebagai pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku tidak bisa move on dan memutuskan untuk tidak move on dari sosok Ahok yang telah memberikan contoh baik dan inspirasi.

Tim 9 Memilih Tidak Akan Move On dari Ahok, Tapi Berharap Anies-Sandi Bisa Lebih Baik

Meski telah lima bulan Ahok mendekam di penjara Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, namun Tim 9 masik sering mengadakan acara dengan kumpul bersama dan mendiskusikan segala sesuatu tentang Ahok.

“Kami gagal move on dan memilih tidak move on dari Ahok. Tapi kami tidak ingin pemerintahan Anies-Sandi ini gagal,” kata salah seorang Anggota Tim 9, Ade Armando dalam diskusi bertajuk ‘Ahok, The Untold Story’ di bilangan Jakarta Selatan, Senin (9/10/2017).

Selain Ade Armando, beberapa tokoh yang tergabung di dalam Tim 9 di antaranya yakni I Wayan Sudirtha, Neneng Herbawati, Denny Siregar, Rinto Wardana, Indah Pujiati, dan Muannas Al Aidid.

Tim 9 ini selalu mengadakan pertemuan setiap tanggal 9 untuk mengingat Ahok.

Menurut Ade, hukuman penjara yang sekarang dijalani Ahok merupakan bagian dari hidayah dan anugerah. Ahok dinilainya rela berkorban agar yang memimpin Indonesia adalah Pancasila dan UUD 1945.

“Kita tidak boleh sia-siakan pengorbanan Ahok. Harus kita jaga,” kata Ade.

Sedangkan menurut Rinto, bangsa Indonesia tidak boleh terpecah-belah hanya karena perbedaan pilihan politik dan agama. Karena itu dalam setiap pertemuannya Tim 9 selalu membahas soal persatuan bangsa.

“Kami mau merefleksikan pak Ahok dalam kegiatan kami. Supaya semangat dan teladan dapat kami teruskan,” kata Rinto.

Menurut anggota Tim 9 yang lain, Wayan Sudirtha, Ahok merupakan sosok pemimpin yang sangat baik. Hal ini terbukti dengan makin tenarnya Ahok meski harus dipenjara.

“Bung Karno dan Nelson Mandela adalah pemimpin yang diasingkan tapi semakin terkenal. Artinya meraka dipercaya untuk memimpin. Ahok salah satunya, sudah mau dihilangkan dia semakin hebat dan kuat,” kata Wayan.

Ade kemudian menambahkan, Anies-Sandi yang sebentar lagi akan dilantik diharapkan dapat memimpin Jakarta dengan baik, bahkan kalau bisa lebih baik dari pemerintahan Ahok-Djarot.

“Kalau tidak baik ya tidak apa-apa. Kita sepakat tidak merusak (pemerintahan Anies-Sandi) seperti kalangan bumi datar yang merusak (pemerintahan) Jokowi dan Ahok dulu,” kata Ade.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Anggaran Untuk Basmi Tikus di Rumah Dinas dan Balai Kota DKI Mencapai Rp 280 Juta

Anggaran Untuk Basmi Tikus di Rumah Dinas dan Balai Kota DKI Mencapai Rp 280 Juta

Jakarta – Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta, salah satu alokasi ...