Home > Ragam Berita > Nasional > Indonesia Dikabarkan Telah Antisipasi Serangan Nuklir Korea Utara

Indonesia Dikabarkan Telah Antisipasi Serangan Nuklir Korea Utara

Jakarta – Uji coba bom nuklir yang diklaim Korea Utara sebagai bom hidrogen yang kekuatannya melebihi bom atom di Hirosima dan Nagasaki Jepang pada Perang Dunia II ternyata akan berdampak ke Indonesia.

Indonesia Dikabarkan Telah Antisipasi Serangan Nuklir Korea Utara

Hal tersebut diungkapkan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) Republik Indonesia, Jazi Eko Istiyanto saat berkunjung ke Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas), Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (12/10/2017).

Dengan begitu, Bapeten tengah mempersiapkan 126 stasiun pemantau radiasi nuklir di Indonesia. Tujuannya untuk mengantisipasi penyalahgunaan teknologi nuklir yang dapat membahayakan masyarakat.

“Rencananya kita akan memasang 126 RDMS (Radiation Data Monitoring System). Kenapa 126, karena itu (akan ditempatkan) di stasiun BMKG seluruh Indonesia. Daripada kita bangun salurannya sendiri, jadi numpang aja di BMKG. Karena BMKG juga itu sudah punya sistem yang dapat mendeteksi gempa dari percobaan nuklir Korea Utara,” ungkapnya.

baca juga: Fahri Nilai Setnov Perlu Kembali memeriksakan Kesehatan

Jazi menjelaskan, tujuan dari pemasangan stasiun pemantau radiasi nuklir itu agar meminimalisasi dampak-dampak buruk yang dapat terjadi. Termasuk untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya nuklir.

“Kenapa kita pasang itu? Kami mau masyarakat menyadari, meskipun Indonesia tidak punya PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir), tapi ancaman itu bisa juga datang dari teroris nuklir,” katanya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Sandiaga Uno Tegaskan Ada Beberapa Restoran yang Belum Bayar Pajak

Rekan Bisnis Telah Ditetapkan Menjadi Tersangka, Sandiaga Uno Masih Berstatus Saksi

Jakarta – Penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan rekan bisnis Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga ...