Home > Ragam Berita > Nasional > Beredar Whisky Dengan Cap Halal

Beredar Whisky Dengan Cap Halal

Jakarta – Sebuah postingan foto ‘Whisky’ yang memiliki label halal berhasil membuat heboh dunia maya. Postingan tersebut bahkan sudah ribuan kali dibagikan di media sosial. Namun sayangnya tak diketahui siapa awalnya yang mengunggah foto tersebut.

Beredar Whisky Dengan Cap Halal

Beredar Whisky Dengan Cap Halal

Kehebohan ini berawal dari salah satu postingan akun Facebook yang bernama Alfan Nur. Kun tersebut juga menuliskan sebuah pertanyaan yang ditujukan untuk pemerintah. Hal itu lantas membuat netizen lain yang melihatnya menjadi geram.

Beredar Whisky Dengan Cap Halal

Postingan Alfan Nur di Facebook

Namun tak semua netizen langsung mempercayai kebenaran kabar tersebut. Ada pula beberapa netizen yang justru memperhatikannya dengan sangat seksama. Misalnya saja ada beberapa netizen yang berkomentar tentang adanya tulisan non-alkohol pada botolnya, lambang halal yang tidak resmi dari MUI, dan lain sebagainya.

Baca juga : Sandiaga Uno Tidak Mau Komentar Banyak Terkait Pelepasan Saham Perusahaan Bir

Selain komentar yang menunjukkan kejelian dari netizen, ada pula netizen yang menjelaskan secara detail bahwa kabar tersebut merupakan sebuah berita bohong semata alias hoax. Netizen tersebut berakun Facebook bernama Prabu Chakra Ningrat.

Dia menjelaskan bahwa foto tersebut berasal dari Mesir dan bukan dari Indonesia. Tak hanya itu, dia juga memberikan beberapa tips untuk mencari tahu soal kebenaran dari setiap postingan foto yang beredar luas di dunia maya.

Tak hanya di media sosial Facebook, ada pula netizen di media sosial Twitter yang menjelaskan bahwa foto yang tersebar tersebut merupakan berita hoax. Salah satunya akun Twitter @makLambeTurah.

(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Terkait Pungutan RT/RW Ke Warga, Sandiaga : "Itu Tidak Dilarang"

Terkait Pungutan RT/RW Ke Warga, Sandiaga : “Itu Tidak Dilarang”

Jakarta – Beberapa waktu belakangan ini media sosial dihebohkan dengan beredarnya surat edaran terkait pungutan ...