Home > Ragam Berita > Nasional > Kelompok Pro-1 Deklarasikan Muhaimin Iskandar dan AHY Untuk Maju Pada Pilpres 2019

Kelompok Pro-1 Deklarasikan Muhaimin Iskandar dan AHY Untuk Maju Pada Pilpres 2019

Jakarta – Sejumlah elemen pemuda yang menamakan diri mereka Kelompok Pro-1 mendeklarasikan dukungan mereka kepada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan putra mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Kelompok Pro-1 Deklarasikan Muhaimin Iskandar dan AHY Untuk Maju Pada Pilpres 2019

Namun demikian, mereka mengaku belum mengkomunikasikan hal ini dengan Cak Imin maupun AHY.

“Untuk sementara belum ada komunikasi. Tapi ini inisiatif murni dari kami sebagai generasi muda, alumni 1998, santri dan pelajar,” kata Ketua Nasional Pro-1, Baihaqi Maisin saat deklarasi dukungan di Warung Daun, Jakarta Pusat, Minggu (29/10/2017).

Baihaqi menjelaskan, pihaknya akan segera berkomunikasi dengan keduanya, termasuk dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Demokrat.

“Usai ini kami akan komunikasi dengan Cak Imin maupun AHY. Tapi nanti akan kami lihat lebih dulu perkembangannya,” kata Baihaqi.

“Cak Imin dan AHY belum tahu kelompok relawan ini,” tambahnya.

Bukan hanya itu saja, Baihaqi juga mengungkapkan bahwa PRO-1 juga belum melakukan survey terkait eletabilitas Cak Imin dan AHY di Pilpres 2019 mendatang.

“Untuk sementara belum (survei). Kami masih baru, belum mengukur,” katanya.

Baihaqi juha menambahkan, Kelompok PRO-1 merupakan kelompok independen yang tidak terafiliasi dengan partai apapun, termasuk dengan PKB dan Demokrat.

“Kami tegaskan bahwa Pro-1 tidak tergabung atau terafiliasi dalam parpol mana pun. Kami kelompok muda non parpol. Kami menolak dikait-kaitkan dengan parpol mana pun,” tandasnya.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Pedagang Ini Mengadu Ke Anies Karena Tak Diizinkan Jualan di Trotoar

Pedagang Ini Mengadu Ke Anies Karena Tak Diizinkan Jualan di Trotoar

Jakarta – Mengaku bernama Ridwan, seorang yang berprofesi sebagai pedagang ini mengadu kepada Anies Baswedan ...