Home > Ragam Berita > Nasional > BPJS Bayar Santunan Rp 180 Juta Kepada Korban Kebakaran Pabrik Petasan di Tangerang

BPJS Bayar Santunan Rp 180 Juta Kepada Korban Kebakaran Pabrik Petasan di Tangerang

Jakarta – BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan kepada keluarga tiga korban meninggal yang telah teridentifikasi akibat kebakaran pabrik petasan di Tangerang belum lama ini.

BPJS Bayar Santunan Rp 180 Juta Kepada Korban Kebakaran Petasan di Tangerang

Ketiganya atas nama Slamet Rahmat sebesar Rp 180 juta, Iyus Hermawan menerima Rp 180 juta, dan Nana Sunarya sebesar Rp 172 juta.

“Dana ini merupakan dana program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BPJS Ketenagakerjaan. Semoga dapat dimanfaatkan untuk menata hidup ke depannya bagi keluarga yang ditinggalkan”, ucap Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto saat menyerahkan tiga santunan ini secara simbolis kepada ahli waris di RS Ciputra, Minggu (29/10/2017).

Menurut Agus, besaran santunan korban meninggal dihitung dari 48 kali upah bulanan. Sedangkan bagi korban luka yang dirawat di rumah sakit akan ditanggung semua biaya medisnya serta mendapatkan santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) sebesar 100 persen upah selama 6 bulan pertama.

Namun demikian, hanya 27 dari 103 pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Untuk mereka yang tidak terdaftar untuk sementara akan ditanggung melalui Jamkesda dari Kabupaten Tangerang.

Secara terpisah, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hanif Dhakiri menjelaskan bahwa pihaknya juga akan memberikan santunan bagi pekerja yang tidak terdaftar sebagai peserta BPJS.

Namun demikian, Hanif juga meminta kepada pihak pengusaha untuk memberikan santunan sesuai dengan besaran BPJS Ketenagakerjaan, sebab itu sudah menjadi peraturannya.

“Ini pelanggaran yang harus ditanggung pengusaha, bantuan pemerintah tidak melepas tanggung jawab pengusaha,” ujar Hanif.

“Kalau dia tidak mau bayar, bisa kena pidana, itu ada aturannya,” tegas Hanif.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Pedagang Ini Mengadu Ke Anies Karena Tak Diizinkan Jualan di Trotoar

Pedagang Ini Mengadu Ke Anies Karena Tak Diizinkan Jualan di Trotoar

Jakarta – Mengaku bernama Ridwan, seorang yang berprofesi sebagai pedagang ini mengadu kepada Anies Baswedan ...