Home > Ragam Berita > Nasional > Polisi Tegaskan Metode Induktif dan Deduktif Tidak Buahkan Hasil Dalam Kasus Novel

Polisi Tegaskan Metode Induktif dan Deduktif Tidak Buahkan Hasil Dalam Kasus Novel

Jakarta – Metode induktif dan deduktif itu, kata dia, nampaknya tidak membuahkan hasil untuk mengungkapkan kasus penyiraman air keras itu. “Penyidik biasanya sering menggunakan tehnik atau metode induktif dan deduktif,” ujar Rikwanto dalam pesan tertulisnya, Sabtu (4/11/2017).

Polisi Tegaskan Metode Induktif dan Deduktif Tidak Buahkan Hasil Dalam Kasus Novel

Rikwanto menerangkan, teknik induktif penyelidikan dimulai dari tempat kejadian perkara atau yang sering disebut olah TKP. Kemudian hasil olah TKP digunakan untuk membuka tabir peristiwa yang sebenarnya terjadi dengan ditambahkan keterangan para saksi, ahli dan barang bukti.

Sedangkan metode deduktif, penyidik melakukan penyelidikan berangkat dari motif yang diduga melatarbelakangi kasus tersebut. Selanjutnya penyidik mencari benang merah kepada siapa-siapa yang diduga berkaitan dengan kejadian. “Dua cara ini sering sangat efektif untuk mengungkap kasus pidana yang terjadi,” ungkap Rikwanto.

Sayangnya, ujar mantan Kapolda Metro Jaya ini, dua teknik tersebut tidak membuahkan hasil yang memuaskan bagi kasus Novel. Memang tambahnya, tidak hanya pada kasus Novel, ada banyak kasus-kasus lain juga yang belum terpecahkan hingga saat ini. “Tidak terkecuali untuk kasus yang menimpa Novel Baswedan,” ujar dia.

Hal tersebut menurutnya karena peristiwa pidana yang terjadi di lapangan karakteristik tingkat kesulitannya berbeda satu sama lain. Misalnya terkait dengan pelaku, waktu kejadian, lokasi dan teknik yang digunakan pelaku. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Kalah di Pengadilan Tinggi Melawan Fahri Hamzah, PKS Harus Bayar Rp 30 Miliar

Kalah di Pengadilan Tinggi Melawan Fahri Hamzah, PKS Harus Bayar Rp 30 Miliar

Jakarta – Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta memenangkan pihak Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang ...