Home > Olahraga > Balap > Beltramo Nilai Dovizioso Jago di Lintasan Basah

Beltramo Nilai Dovizioso Jago di Lintasan Basah

Valencia – Pembalap Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso masih menjaga peluang untuk meraih gelar juara dunia MotoGP 2017. Riderberjuluk Desmo Dovi itu menempati urutan dua di klasemen sementara dengan raihan 261 poin.

Beltramo Nilai Dovizioso Jago di Lintasan Basah

Dovi kini terpaut 21 angka dari pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez sebagai pemuncak klasemen. Ia pun bakal berusaha maksimal agar bisa tampil tercepat di seri balapan terakhir musim ini yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Minggu (12/11/2017).

Syarat Dovi untuk memastikan diri sebagai pemuncak klasemen akhir dengan meraih podium tertinggi di Valencia. Tambahan 25 angka mengantarkan pembalap berpaspor Italia itu merebut juara dunia MotoGP 2017 dengan catatan Marquez gagal finis.

Pengamat MotoGP, Paolo Beltramo justru mengharapkan Grand Prix (GP) Valencia diguyur hujan. Ia menyebut Dovi cocok dengan lintasan basah agar dapat menjuarai MotoGP musim ini.

Beltramo menilai motor Ducati kurang cocok saat mentas di Valencia dalam kondisi kering. Ia pun berharap Dovi dapat melanjutkan dua pembalap Ducati sebelumnya yang pernah meraih podium tertinggi di seri ke-18 tersebut.

“Lintasan memang kurang bersahabat untuk Ducati, jadi akan lebih baik jika hujan turun. Karena saat kondisi basah biasanya Andrea (Dovizioso) tampil kompetitif,” ujar Beltramo sebagaimana diberitakan Calcio pada Senin (6/11/2017).

“Dovizioso bisa melakukannya, dia sudah mengumpulkan banyak kemenangan sejauh ini. Hal itu juga bisa dilakukan di Valencia, saat Ducati memenangkan balapan pertama kalinya di Valencia pada 2006 bersama Troy Bayliss dan Casey Stoner (2008),” pungkasnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Bartholemy Berikan Komentar Terkait Kepindahan Jack Miller

Bartholemy Berikan Komentar Terkait Kepindahan Jack Miller

Gosselies – Jack Miller akhirnya memutuskan untuk pindah ke Tim Pramac Ducati pada MotoGP 2018. ...