Home > Ragam Berita > Nasional > MUI Tanggapi Kolom Aliran Kepercayaan di KTP

MUI Tanggapi Kolom Aliran Kepercayaan di KTP

Jakarta – Polemik mengenai akan dicantumkannya aliran kepercayaan di kolom agama Kartu Tanda Peduduk (KTP) masih hangat menjadi perbincangan.

MUI Tanggapi Kolom Aliran Kepercayaan di KTP

Anton Tabah Digdoyo selaku Anggota Komisi Hukum MUI menuliskan bahwa “Keputusan MK itu menandakan negeri ini mundur ke zaman batu, animisme-dinamisme bakal tumbuh subur lagi di Indonesia, di era sains yang semakin maju,”

Dirinya memiliki penilaian bahwa rezim Orde Baru tak pernah menginginkan aliran kepercayaan berkembang. Ia menjadikan Presiden Soeharto sebagai contoh dengan mengatakan bahwa beliau berkata aliran kepercayaan pada akhirnya harus hilang dan menginduk ke agama-agama yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

“Jadi dengan disahkannya aliran kepercayaan setara dengan agama ini. Berarti MUI dan lembaga-lembaga agama telah kalah,” tegasn mantan ajudan Pak Harto itu.

Menurutnya, kemajemukan bangsa Indonesia tak perlu ditambah rumit lagi dengan memberi ruang bagi aliran kepercayaan.

“Bangsa Indonesia ini sangat majemuk, namun karena dilegalkannya aliran kepercayaan, justru makin rentan konflik horizontal,” pungkasnya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Netizen Penasaran Dengan Merk Pelembab Bibir Sandiaga

Netizen Penasaran Dengan Merk Pelembab Bibir Sandiaga

Jakarta – Sandiaga Uno kembali menjadi bahan pembicaraan publik. Saat ditengah wawancara, Sandiaga Uno yang ...