Home > Ragam Berita > Nasional > Presiden Jokowi Diminta Pilih Panglima TNI Yang Tidak Bayak Melakukan Manuver Politik

Presiden Jokowi Diminta Pilih Panglima TNI Yang Tidak Bayak Melakukan Manuver Politik

Jakarta – Empat bulan lagi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan memasuki masa pensiun. Terkait hal ini, Presiden Joko Widodo diminta untuk memilih Panglima TNI yang tidak seperti Gatot yang dinilai terlalu sering melakukan manuver politik.

Presiden Diminta Pilih Panglima TNI Yang Tidak Bayak Melakukan Manuver Politik

Untuk itu, koalisi masyarakat sipil‎ yang terdiri dari Imparsial, Elsam, Kontras, Setara Institute, ICW dan Lingkar Madani Indonesia, breharap agar Presiden Jokowi tidak memilih Panglima TNI yang pernyataan-pernyataannya justru membuat kegaduhan politik.

‎”Pengalaman dari dinamika politik sebelumnya, terutama akibat acrobat-akrobat politik yang dilakukan oleh Panglima TNI sekarang ini (Gatot Nurmantyo) harus menjadi catatan Presiden Jokowi dalam memilih Panglima TNI baru,” kata Wakil Direktur Imparsial, Gufron Mabruri, dalam konferensi pers di kantor Imparsial, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (13/11/2017).

“Kita juga butuh sosok ‎Panglima TNI yang punya integritas dan fokus pada fungsi serta tugasnya. Bukan sosok yang melakukan langkah-langkah bersifat politis di ranah publik,” tambahnya.

Selain itu, Panglima TNI yangbaru harus memiliki karakter dan prfesinalitas yang tinggi dan tidak justru ikut berpolitik, apalagi pada tahun depan Indonesia akan menggelar Pilkada serentak serta persiapan Pileg dan Pilpres.

“Apalagi ke depan Indonesia akan menghadapi penyelenggaraan politik elektoral (Pemilu), mulai dari Pilkada kemudian setelah itu Pileg dan Pilpres 2019. Tentu masyarakat butuh figur Panglima TNI yang tegas, yang punya komitmen untuk menjaga netralitas di tengah dinamika politik,” tandasnya.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Anies Pastikan Tak Ada Aroma Politik Pada Perayaan Natal di Monas

Anies Pastikan Tak Ada Aroma Politik Pada Perayaan Natal di Monas

Jakarta – Kali ini Anies Baswedan kembali menyatakan bahwa tak ada unsur politisasi pada perayaan ...