Home > Olahraga > Balap > Felilpe Massa Akui Seri Brazil Sangat Emosional

Felilpe Massa Akui Seri Brazil Sangat Emosional

Sao Paolo – Pembalap Tim Williams Martini, Felilpe Massa, melakoni balapan terakhirnya di tanah kelahirannya, yakni Brasil, dalam lanjutan kejuaraan dunia Formula One (F1) musim 2017 Grand Prix (GP) Brasil. Terdapat sebuah momen mengharukan yang terjadi pada race tersebut.

Felilpe Massa Akui Seri Brazil Sangat Emosional

Massa mendapatkan pesan langsung dari sang anak, yakni Felipinho, melalui radio ketika sedang melaju dengan mobilnya di Sirkuit Autodromo Jose Carlos Pace. Situasi semakin terasa mengharukan dengan balasan Massa terhadap pesan radio dari sang anak tersebut.

“Ayah, saya sangat bangga padamu. Kemana pun Anda pergi balapan saya akan selalu mendukungmu. Saya sangat mencintaimu. Saya sangat menyukai start-mu tadi,” ucap Felipinho sebagaimana diberitakan Motorsport pada Selasa (14/11/2017).

“Felipinho, terima kasih atas apa yang kamu ucapkan. Saya mencintai kamu, kalian semua,” balas pembalap asal Brasil tersebut.

Massa sendiri akhirnya mampu mampu menyelesaikan balapan GP Brasil dengan menempati posisi ketujuh atau terpaut 1 menit 8,882 detik dari Sebastian Vettel. Meski gagal raih podium, Massa mengaku tetap bangga dengan hasil yang didapatnya tersebut.

“Saya sangat emosional hari ini karena kalian semua teman-teman fans. Terima kasih atas semua dukungan kalian dan semua bantuan yang membuat saya bisa memberikan yang terbaik dalam balapan,” ungkap Massa.

Sebagaimana diketahui, Massa memang memutuskan untuk menyelesaikan perjalanan kariernya sebagai pembalap profesional yang ia mulai pada 2002. Catatan terbaik Massa adalah ketika mampu meraih status runner-up di F1 2008 kala masih memperkuat Tim Scuderia Ferrari. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Terkait Kegagalan Yamaha, Meregalli Tidak Akan Salahkan Pembalapnya

Terkait Kegagalan Yamaha, Meregalli Tidak Akan Salahkan Pembalapnya

Lesmo – Tim Movistar Yamaha bisa dikatakan gagal total pada gelaran MotoGP 2017. Tim yang ...