Home > Ragam Berita > Nasional > Setnov dan Kuasa Hukum Ajukan Uji Materi UU KPK ke MK

Setnov dan Kuasa Hukum Ajukan Uji Materi UU KPK ke MK

Jakarta – Ketua DPR Setya Novanto ‎kembali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hari ini, Novanto dijadwalkan diperiksa perdana sebagai tersangka setelah dijerat kembali oleh KPK dalam kasus korupsi e-KTP.

Setnov dan Kuasa Hukum Ajukan Uji Materi UU KPK ke MK

Novanto beralasan ketidakhadirannya di KPK itu karena dirinya bersama tim kuasa hukumnya sedang mengajukan gugatan uji materi Undang-Undang KPK Nomor 30 Tahun 2002‎ ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kita lihat saja. Kan saya sudah kirim surat juga ke KPK karena sedang mengajukan gugatan ke MK,” ujar Novanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2017).

Saat ditanya kapan akan memenuhi panggilan pemeriksaan KPK, Ketua Umum Partai Golkar itu menegaskan dirinya tetap akan menunggu hasil judicial review di MK. “Pokoknya kita uji lah. Sama-sama kita uji supaya tidak ada perbedaan-perbedaan,” tegasnya.

Sekadar informasi, KPK kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP, tahun anggaran 2011-2012. Penetapan tersangka Novanto sejalan dengan telah diterbitkannya Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) pada 31 Oktober 2017.

Baca juga: Setya Novanto Kembali Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Atas perbuatannya, S‎etya Novanto disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) subsider Pasal 3 Undang-Undang Republik Inonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tipikor Juncto pasal 55 ayat (1) ke-1‎ KUHP.

Kuasa hukum Novanto, Fredrich Yunadi menjelaskan alasan Novanto tidak akan memenuhi panggilan pemeriksaan tersebut karena pihaknya sedang menguji materiil atau Judicial Review Undang-Undang KPK Nomor 30 Tahun 2002‎ ke Mahkamah Konstitusi (MK). (Tita Yanuantari – harianindo.dom)

x

Check Also

Muhammadiyah Tidak Akan Bergabung di Acara Reuni 212

Muhammadiyah Tidak Akan Bergabung di Acara Reuni 212

Jakarta – Muhammadiyah tidak akan ikut ambil bagian dalam acara peringatan satu tahun Aksi 212 ...