Home > Ragam Berita > Nasional > Panglima TNI Menyebut Ulama Tidak Mengajak Umatnya Mengatakan Kafir Ke Orang Lain

Panglima TNI Menyebut Ulama Tidak Mengajak Umatnya Mengatakan Kafir Ke Orang Lain

Bandung – Saat mengisi acara Milad Daarut Tauhid di Lapangan Gasibu Bandung, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dirinya sempat memberikan wejangan kepada para peserta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat Sabtu kemarin.

Panglima TNI Menyebut Ulama Tidak Mengajak Umatnya Mengatakan Kafir Ke Orang Lain

Dirinya sempat berkata bahwa “Para ulama di Indonesia selalu memberikan tausiyah agar seorang muslim untuk tidak arogan dan tidak pernah mengatakan kafir kepada orang lain serta mengajak umat muslim untuk melindungi dan menghormati sesama umat lainnya, karena Islam di Indonesia adalah rahmatan lil alamin atau Islam yang membawa kebaikan bagi semua umat.”

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memiliki penilaian bahwa seorang ulama selalu membimbing umatnya untuk mengerjakan sholat dan berdoa agar dapat memberikan kedamaian serta ketenangan hati, sehingga bisa menghilangkan kekecewaan, kebencian dan syirik.

“Para ulama itu pasti bicara dengan hati sehingga umatnya mendapatkan kedamaian, karena para ulama membimbing umat muslim menjadi mukmin. Kalau ada ulama yang memakai surban dan berbicara kasar yang membuat orang marah, itu pasti ulama palsu dan jangan diikuti,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Mengakhiri ceramahnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa para ulama mengajak umatnya untuk beribadah dan mendengarkan khotbah di masjid, agar dapat meredakan kemarahan dan mengobati kekecewaan dari segala permasalahan yang dihadapi.

“Masjid itu tempat membuat hati sejuk dan tenang serta damai,” pungkasnya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Kalah di Pengadilan Tinggi Melawan Fahri Hamzah, PKS Harus Bayar Rp 30 Miliar

Kalah di Pengadilan Tinggi Melawan Fahri Hamzah, PKS Harus Bayar Rp 30 Miliar

Jakarta – Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta memenangkan pihak Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang ...