Home > Ragam Berita > Nasional > Diprediksi Bakal Ada Gerakan Asal Bukan Jokowi di Pilpres 2019

Diprediksi Bakal Ada Gerakan Asal Bukan Jokowi di Pilpres 2019

Jakarta – Pilpres 2019 memang masih dua tahunan lagi. Tetapi menjadi seorang pemimpin bangsa byukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Baru baru ini komunitas warga Indonesia yang berda di Sydney Australia yang biasanya disebut dengan NKRI OZ Community menggelar sebuah pembahasan terkait dengan peluang Presiden Joko Widodo dalam persaingan memperebutkan kursi RI satu pada Pilpres2019 mendatang.

Diprediksi Bakal Ada Gerakan Asal Bukan Jokowi di Pilpres 2019

Diprediksi Bakal Ada Gerakan Asal Bukan Jokowi di Pilpres 2019

Sebagai seorang senior Imparsial Bhatara Ibnu Reza memprediksi pada Pilpres 2019, akan muncul gerakan politik ‘asal bukan Jokowi” seiring dengan meningkatnya politik sektarian. “Ini bisa menjadi faktor yang mempengaruhi peluangnya untuk masa jabatan kedua di Pilpres 2019,” kata Bhatara seperti yang dilansir Australia Plus.

Baca juga : Ini Alasan Presiden Jokowi Akan Berkantor di Istana Bogor Sejak 1 Desember 2017

Gerakan tersebut bisa saja diperkuat oleh lawan lawan politik Jokowi dengan politik sektarian yang semakin meningkat seperti pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta waktu lalu. Sedangkan Dr Nur Arif Makful, MSc,yang tumbuh dan besar dalam tradisi NU mengatakan maraknya isu radikalisme dan anti-kebhinekaan serta beberapa isu yang kemungkinan akan dihadapi Jokowi dalam pemilihan dua tahun mendatang.

Beberapa hal yang akan bisa menjadikan Jokowi menjadi presiden terpilih pada pilpres 2019 mendatang adalah popularitas yang dimilikinya. Yaitu penilaian masyarakat atas kinerja beliau selama ini dan dengan dukungan dari partai pengusung serta media yang mengeksposnya. Kedua pembicara juga sepakat bahwa siapa yang akan digandeng oleh Jokowi sebagai calon wakil presiden juga akan mempengaruhi kemenangannya.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Polisi Tegaskan Siap Amankan DWP

Polisi Tegaskan Siap Amankan DWP

Jakarta – Kapolres Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Roma Hutajulu bekerjasama dengan TNI akan mengerahkan ...