Home > Ragam Berita > Nasional > Terkait Kasus Setya Novanto, Suara Kader Golkar Terpecah

Terkait Kasus Setya Novanto, Suara Kader Golkar Terpecah

Jakarta – Partai Golkar memutuskan untuk mempertahankan Setya Novanto sebagai ketua umumnya paling tidak hingga palu sidang pra-peradilan diketok. Namun, kader Golkar juga terpecah menanggapi hal itu.

Terkait Kasus Setya Novanto, Suara Kader Golkar Terpecah

Golkar

Wakil Sekjen DPP Golkar Sarmuji mengatakan, Golkar hanya akan meminta Setya Novanto untuk mundur bila hakim menolak praperadilan tersangka kasus korupsi KTP elektronik itu.

“Kalau praperadilan ditolak, ya beliau kami minta secara legowo mundur,” ujarnya di Restoran Warung Daun, Jakarta, Sabtu (25/11/2017).

Menurut Sarmuji, ketentuan itu sudah disepakati bersama di dalam kesimpulan rapat pleno beberapa waktu lalu. Di sisi lain, bila hakim mengabulkan praperadilan, maka kesempatan Novanto duduk di posisi Ketua Umum Golkar terus berlanjut

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi tetap menginginkan agar terjadi pergantian kepemimpinan di Golkar terlepas diterima atau tidaknya praperadilan Novanto.

Baca juga: PVMBG : Gunung Agung Kembali Semburkan Abu

“Begini, kalau misalnya lolos dari tanggal 30 November (Praperadilan), kemudian bisa menggunakan forum munas untuk memberikan penjelasan, enggak ada problem,” kata dia.

“Tetapi, ini kan partai milik publik, milik kader. Bukan milik orang per orang makanya kami inginkan ada perubahan. Karena keadaan hari ini membebani Partai Golkar,” sambung Bupati Purwakarta itu. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Dijenguk Djarot, Ahok Minta Dibawakan Durian

Dijenguk Djarot, Ahok Minta Dibawakan Durian

Jakarta – Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Siaful Hidayat mengaku masih sering menjengung rekan ...