Home > Ragam Berita > Nasional > Pengacara Setnov Anggap Ada Pihak Yang Mengedit Wawancaranya Dengan Najwa Shihab

Pengacara Setnov Anggap Ada Pihak Yang Mengedit Wawancaranya Dengan Najwa Shihab

Jakarta – Video mengenai pengacara Setnov yakni Fredrich Yunadi yang mengatakan bahwa dirinya suka kemewahan, kali ini dikomentari oleh dirinya sendiri.

Pengacara Setnov Anggap Ada Pihak Yang Mengedit Wawancaranya Dengan Najwa Shihab

Dalam wawancara yang diunggah pekan lalu tersebut terlihat Fredrich ditanya mengenai tarifnya sebagai seorang pengacara. Menariknya adalah jawaban yang ia keluarkan malah menimbulkan masalah panjang.

“Saya suka mewah. Saya kalau ke luar negeri, sekali pergi itu minimum saya spend Rp 3 M, Rp 5 M. Yang sekarang tas Hermes yang harganya Rp 1 M juga saya beli. Saya suka kemewahan,” tukas pria berusia 60 tahun tersebut.

Tentu saja viralnya video tersebut bahkan sampai ketelinga Direktorat Jenderal Pajak RI yang akhirnya menanggapi melalui akun Twitter resminya dengan mengatakan:

“Dear #KawanPajak. Terima kasih untuk seluruh mention terkait video wawancara seorang pengacara.
Unit kami yang berwenang akan menindaklanjuti informasi tersebut,” tulisnya.

Hebohnya lagi, baru-baru ini munculk pernyataan dari Fredrich yang mengatakan bahwa “Sekarang tanya aja sama Najwa sana. Jangan you menggunakan Youtube yang editannya orang. Gitu aja cukup jawaban saya,”

“Silahkan saja Ditjen Pajak telusuri sebagai tugas dan tanggung jawab mereka. Saya rakyat Indonesia yang patuh pajak dan tidak ada yang saya tutupi,” kata Fredrich Yunadi.

Disisi lain, tak mau disalahkan Najwa Shihab pun membantah dengan berkata “Karena yang saya upload di Youtube itu keseluruhan, seluruh omongannya Pak Fredrich. Dalam cuplikan-cuplikan yang kami tayangkan di media sosial juga kami tidak memotong, itu utuh omongan pak Fredrich soal itu,”

“Seluruh omongannya dan potongan promo/cuplikan (yang ditampilkan) bukan sesuatu yang lain dari konteksnya sama sekali, tidak. Dalam cuplikan kami (juga) cantumkan lengkapnya bisa dilihat di Youtube,” kata Najwa.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Kalah di Pengadilan Tinggi Melawan Fahri Hamzah, PKS Harus Bayar Rp 30 Miliar

Kalah di Pengadilan Tinggi Melawan Fahri Hamzah, PKS Harus Bayar Rp 30 Miliar

Jakarta – Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta memenangkan pihak Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang ...