Home > Olahraga > Balap > Bos Yamaha Movistar Komentari Kontrak Rider MotoGP

Bos Yamaha Movistar Komentari Kontrak Rider MotoGP

Lesmo – Bos Movistar Yamaha, Lin Jarvis, mengomentari nasib kontrak para pembalap top seperti Marc Marquez (repsol Honda) dan Valentino Rossi (Movistar Yamaha) yang akan berakhir di pengujung 2018. Menurut Jarvis, musim depan akan menjadi tahun penting bagi para pembalap, terutama di tim Repsol Honda dan Movistar Yamaha.

Bos Yamaha Movistar Komentari Kontrak Rider MotoGP

Ketimbang Rossi, isu mengenai masa depan Marquez mulai bermunculan pada beberapa pekan terakhir. Pemicunya adalah kontrak juara dunia MotoGP empat kali itu di Honda yang tinggal tersisa setahun lagi.

KTM menegaskan tak memburu tanda tangan Marquez. Pabrikan asal Austria itu tak ingin mengulangi kegagalan proyek mahal Ducati pada 2017. Ducati melakukan investasi besar dengan mendatangkan Jorge Lorenzo dari Yamaha.

Bergabung dengan Ducati, Lorenzo mendapatkan gaji 25 juta euro atau setara Rp372 miliar dan dikontrak selama dua musim. Jumlah itu mengalahkan gaji mantan rekan setim Lorenzo di Yamaha, Rossi, dan Marquez. Namun, hasilnya Lorenzo hanya finis di posisi tujuh klasemen akhir MotoGP 2017. Di sisi lain mengapa Marc Marquez tidak meminta bayaran tertinggi meski sukses menjadi juara dunia?

“Ini mungkin kekhawatiran semua enam pabrikan. Di masa lalu ada tiga pabrikan utama yang berhasil menyewa driver papan atas untuk mendapatkan hasil terbaik dari proyeknya,”ujar Jarvis mengutip dari Tuttomotoriweb Kamis, (30/11/2017)

“Saya pikir kita semua harus mengendalikan bursa transfer pembalap. Hal itu tidak mudah karena kita semua adalah pesaing, tapi saya pikir pasar pembalap bisa menjadi sangat panas di masa depan,” papar Jarvis. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Bartholemy Berikan Komentar Terkait Kepindahan Jack Miller

Bartholemy Berikan Komentar Terkait Kepindahan Jack Miller

Gosselies – Jack Miller akhirnya memutuskan untuk pindah ke Tim Pramac Ducati pada MotoGP 2018. ...