Home > Ragam Berita > Nasional > DPR RI Dapat Jatah 5 Persen dari Proyek e-KTP

DPR RI Dapat Jatah 5 Persen dari Proyek e-KTP

Jakarta – Bagi-bagi uang proyek e-KTP ternyata dari awal sudah terjadi kesepakatan bahwa pihak Catatan Sipil Kemendagri akan memberikan fee sebesar 5 persen kepada anggota DPR RI.

DPR RI Dapat Jatah 5 Persen dari Proyek e-KTP

Kesepakatan tersebut lantas disampaikan oleh Irman saat masih menjabat sebagai Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri kepada terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Dalam perkembangannya, Chairuman Harahap yang waktu itu menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR RI menagih ‘jatah’ tersebut kepada Irman.

Setelah itu, diadakanlah pertemuan di kantor Setya Novanto di Equity Tower, yang dihadiri oleh Chairuman Harahap, Direktur PT Sandipala Arthaputra Paulus Tannos, dan Setya Novanto sendiri.

“Waktu itu mereka menagih realisasi yang lima persen dari yang dijanjikan Depdagri (Departemen Dalam Negeri kini jadi Kementerian Dalam Negeri),” kata Andi Narogong saat diperiksa sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (30/11/2017).

“Akhirnya Pak Paulus Tannos bicara, bersama saya juga, kami akan segera eksekusi,” tambah Andi.

Setelah itu, Paulus Tannos kemudian menggelar pertemuan tersendiri bersama Andi Narogong, Anang, dan Johannes Marliem, terkait kesepakatan pemberian fee 5 persen kepada DPR RI.

Anang yang memegang uang tersebut lantas menyelesaikannya, namun dengan syarat ia meminta invoice penagihan.

Invoice tersebut lantas dibuat oleh Johannes Marliem sebesar USD 3,5 juta melalui Biomorf Mauritius kepada PT Quadra, yang kemudian ditransfer ke rekening Made Oka Masagung di Singapura. Made Oka Masagung sendiri merupakan kawan dari Setya Novanto.

“Anang bayar ke Johanes Marliem invoice USD 3,5 juta. Marliem transfer ke rekening Oka di Singapura. Jadi sudah tereksekusi kami tahu itu dengan dilaporkanya secara bersama-sama ke Irman dan Sugiharto,” ungkap Andi Narogong.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Golkar Tarik Dukungan Kepada Ridwan Kamil, Ini Sebabnya

Golkar Tarik Dukungan Kepada Ridwan Kamil, Ini Sebabnya

Jakarta – Golkar memutuskan menarik dukungannya dari Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur Jawa Barat pada ...