Home > Ragam Berita > Nasional > Ignasius Jonan Mangkir Dari Panggilan KPK Terkait Kasus Suap Antonius Tonny Budiono

Ignasius Jonan Mangkir Dari Panggilan KPK Terkait Kasus Suap Antonius Tonny Budiono

Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jonan sedianya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka suap dan gratifikasi, Direktur Jenderal Perhubungan Laut nonaktif Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono.

Ignasius Jonan Mangkir Dari Panggilan KPK Terkait Kasus Suap Antonius Tonny Budiono

Ignasius Jonan Mangkir Dari Panggilan KPK Terkait Kasus Suap Antonius Tonny Budiono

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan, dalam surat tersebut Jonan tengah menerima kunjungan dari Menteri Energi dan Irigasi Ethiophia. Sehingga dirinya meminta kepada pihak penyidik KPK untuk dijadwalkan ulang.

“Tadi dia menyampaikan surat bahwa yang bersangkutan pada hari ini tidak bisa hadir dan akan dijadwalkan ulang,” ujar KPK Priharsa Nugraha di gedung KPK, Jakarta, Senin (4/12/2017).

Baca juga : Tahan Marpaung Tantang Rizieq Syihab Lapor Polisi Jika Dirinya Merasa Dihina

Menurut Priharsa, Jonan dibutuhkan keterangannya oleh penyidik KPK dalam kapasitasnya sebagai mantan Menteri Perhubungan. Disinyalir, Jonan mengetahui sepak terjang Tonny yang kedapatan menimbun uang hingga Rp20 miliar.

“Penyidik menganggap bahwa Pak Jonan memiliki informasi-informasi yang dibutuhkan untuk pendalaman di proses penyidikan ini,” kata dia.

KPK sendiri sudah mengantongi sejumlah pihak yang diduga sebagai pemberi suap dan gratifikasi kepada Tonny. Namun KPK belum mengungkapkan siapa saja pihak yang ikut terlibat dalam kasus tersebut kecuali pemberian dari Komisaris Utama PT Adhiguna Keruktama Adiputra Kurniawan ke Tonny sebesar Rp1,174, yang diungkap KPK.

x

Check Also

Dijenguk Djarot, Ahok Minta Dibawakan Durian

Dijenguk Djarot, Ahok Minta Dibawakan Durian

Jakarta – Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Siaful Hidayat mengaku masih sering menjengung rekan ...