Home > Ragam Berita > Nasional > Pagi Ini DPR Akan Lakukan Fit and Proper Test Terhadap Calon Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto

Pagi Ini DPR Akan Lakukan Fit and Proper Test Terhadap Calon Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto

Jakarta – Pagi ini, Rabu (6/12/2017), Komisi I DPR akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap Marsekal Hadi Tjahjanto yang telah ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai calon Panglima TNI, menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan memasuki masa pensiun pada Maret 2018.

Pagi Ini DPR Akan Lakukan Fit and Proper Test Terhadap Calon Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto

Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin, fit and proper test ini rencananya akan dilakukan secara terbuka dan tertutup. Acara akan dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan sesi pemeriksaan administrasi.

“45 menit pertama kita lakukan pemeriksaan administrasi. Sudah ada item-item yang akan ditanyakan. Kemudian 10.45 kita mulai fit and proper test. Setelah itu, kita akàn rapat tertutup untuk memutuskan menolak atau menyetujui, itu,” ungkap TB Hasanuddin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Pemeriksaan administrasi fit and proper test akan berlangsung secara terbuka, namun saat pendalaman uji kelayakan akan dilakukan melalui rapat tertutup.

“Rapat akan dilaksanakan ketika paparan visi-misi itu terbuka dan ketika pendalaman, karena ada banyak mungkin hal-hal yang sifatnya rahasia kita laksanakan tertutup,” sebut TB.

Sebagian besar fraksi di DPR menerima pencalonan Marsekal Hadi sebagai Panglima TNI, kecuali Fraksi PKS dan Gerindra.

“Kita fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) dulu. Kita lihat visi-misinya tentang menjaga negara dan pemahaman serta kesadaran tentang berbagai ancaman negara zaman sekarang ini,” ucap Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini.

Sedangkan Fraksi Gerindra justru sedikit enggan terhadap nama Marsekal Hadi karena dinilai belum menunjukkan prestasi yang luar biasa selama menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU).

“Saya terus terang, sebagai KSAU, saya kira beliau belum terlalu lama jabatannya di situ. Dan menurut saya tidak ada prestasi yang luar biasa. Tidak ada juga ide-ide yang luar biasa. Tetapi seorang prajurit, perwira tinggi, beliau cukup baik,” tutur Ketua Fraksi Gerindra, Ahmad Muzani.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Anies Tanggapi Penolakan FPI Terkait Acara DWP

Anies Tanggapi Penolakan FPI Terkait Acara DWP

Jakarta – Gubernur Anies dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berjanji akan mengawasi penyelenggaraan ...