Home > Olahraga > Balap > Vinales Komentari Pemilihan Ban Johann Zarco

Vinales Komentari Pemilihan Ban Johann Zarco

Figueres – Pembalap Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales, mengomentari penampilan rider kepunyaan Yamaha Tech 3, Johann Zarco. Penampilan Zarco mampu menyedot perhatian banyak penggemar balap MotoGP. Hingga menutup musim 2017, Zarco berada di urutan keenam dengan koleksi 174 angka.

Vinales Komentari Pemilihan Ban Johann Zarco

Dengan raihan poin tersebut, Zarco berhasil menjadi pembalap debutan dengan koleksi nilai tertinggi sehingga predikat Rookie of The Year mampu disabetnya. Berkat penampilan itu, Zarco sempat diminati oleh KTM untuk dipinang dan menjadi rider utama pada musim 2019 selain itu digadang-gadang menjadi pengganti Valentino Rossi di Movistar Yamaha jika memutuskan pensiun pada akhir 2018.

Vinales juga sempat heran dengan pemilihan ban yang dilakukan Zarco serta timnya. Pembalap asal Prancis itu sering menggunakan ban dengan tekstur soft di hampir setiap balapan yang dijalaninya dan hal itu berhasil bekerja. Sayangnya hal itu tak bisa diterapkan oleh Vinales bersama Yamaha mengingat risikonya yang cukup besar.

Sebab saat seorang pembalap menggunakan ban dengan tekstur soft, ia akan melaju dengan cukup kencang di putaran-putaran awal. Sayangnya hal itu akan membuat permukaan ban aus sehingga laju motor akan semakin melamban saat menjelang putaran akhir race.

“Ya. Saya tahu, sudah pasti kami semua memahaminya karena melihat penampilannya. Tapi banyak dari kami yang kesulitan untuk memilih ban yang tepat. Ban lunak memang bekerja dengan baik di awal tapi setelahnya membuat kami kesulitan. Tapi banyak balapan Zarco bisa menguasainya dengan baik. Sulit untuk kami mengerti,” ujar Vinales sebagaimana diberitakan pada Kamis (7/12/2017). (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Bartholemy Berikan Komentar Terkait Kepindahan Jack Miller

Bartholemy Berikan Komentar Terkait Kepindahan Jack Miller

Gosselies – Jack Miller akhirnya memutuskan untuk pindah ke Tim Pramac Ducati pada MotoGP 2018. ...