Home > Ragam Berita > Nasional > FPI dan Ormas Lain Kecewa Makan Siang Bareng Anies Ditunda

FPI dan Ormas Lain Kecewa Makan Siang Bareng Anies Ditunda

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan rencananya hari ini akan menggelar acara makan bersama dengan sejumlah perwakilan dari organisasi masyarakat (ormas) dan kelembagaan masyarakat. Namun sayangnya dalam agenda yang baru dirilis oleh Pemprov DKI, Anies Baswedan harus menemui Presiden Joko Widodo.

FPI dan Ormas Lain Kecewa Makan Siang Bareng Anies Ditunda

FPI dan Ormas Lain Kecewa Makan Siang Bareng Anies Ditunda

Oleh karena itu agenda untuk makan bersama tersebut harus mengalami penundaan. Akan tetapi pengumuman akan penundaan tersebut baru diumumkan setengah jam sebelum acara dimulai, dalam undangan yang diterima agenda makan siang akan berlangsung pukul 12.00 WIB.

Dilansir dari Detikcom, sejumlah ormas yang hadir seperti Front Pembela Islam (FPI), Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) Indonesia, Berani Amanah Tawakal Fathonah (BATF), Muhammadiyah, Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), Trikora, Partai Berkarya dan sejumlah ormas yang lainnya.

Semakin mendekati acara, para perwakilan yang telah datang untuk memenuhi undangan tersebut nampak kebingungan. Pasalnya acara yang tertera dalam undangan yang mereka terima rupanya tidak jadi dilaksanakan.

Salah satu perwakilan dari Partai Berkarya, Hilda, mengaku baru mendapatkan pembatalan acara tersebut setengah jam sebelum acara. Ia mengaku kecewa.

Baca juga : Dinilai Janggal, Anies Rombak Delapan Pergub

“Ada info pembatalan baru hari ini. Setengah jam sebelumnya. Gendeng mangan sendal. Lek lek wonge teko luar kota piye?” kata Hilda.

Kemudian Eliazer H, perwakilan dari Subbid Ormas Kesbangpol DKI, menemui sejumlah ormas yang hadir tersebut. Eliazer menjelakan bahwa secara resmi telah menyampaikan informasi penundaan agenda makan siang tersebut.

“Secara resmi penundaan telah kami sampaikan. Bukan pembatalan, penundaan,” kata Eliazer.

“Ke siapa? Jangan main-main loh Pak. Bapak konfirmasi ke siapa?” timpal salah seorang perwakilan dari FPI, Ridho, dengan nada marah.

Eliazer kemudian menjelaskan telah menyampaikan informasi penundaan tersebut kepada perwakilan ormas-ormas yang sebelumnya menerima undangan. Sementara itu, untuk undangan yang dikirim, ia mengaku hal itu memang murni kesalahan pihaknya yang tidak menginformasikan karena tidak adanya contact person yang tertera.

“Mohon maaf ini memang kesalahan kami kalau yang dikirim. Mohon maaf,” katanya.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Jelang UN SMP, Kemendikbud Diminta Permudah Soal

Jelang UN SMP, Kemendikbud Diminta Permudah Soal

Surabaya – Pekan Ujian Nasional (UN) untuk para siswa di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) ...