Home > Ragam Berita > Internasional > Iran Memprediksi ISIS Alihkan Kekuatannya Ke Asia Tengah

Iran Memprediksi ISIS Alihkan Kekuatannya Ke Asia Tengah

Teheran – Pemberontak ISIS ada kemungkinan akan melebarkan sayapnya di Asia Tengah setelah pasukan militernya berhasil “ditaklukan di Timur Tengah. Oleh karena itu seorang pejabat tinggi Iran mengatakan bahwa negaranya sedang berusaha membangun pertahanan yang lebih kuat untuk menghadapi ISIS.

Iran Memprediksi ISIS Alihkan Kekuatannya Ke Asia Tengah

Ilustrasi

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Intelijen Iran Mahmoud Alavi. Mahmoud mengatakan bahwa walaupun ISIS tak lagi memiliki wilayah yang signifikan, namun mereka masih memiliki persediaan senjata yang cukup memadai.

Itu artinya, ancaman ISIS diperkirakan akan terus berlanjut ke berbagai negara. Mengantisipasi hal itu, Iran berencana membangun “pijakan” yang lebih kuat di jantung Asia.

“ISIS telah kehilangan tanah jajahannya, namun pasukannya belum menyerah. Mereka masih menargetkan Afghanistan, Pakistan dan Asia Tengah untuk menghidupkan kembali Islam radikal,” kata Alavi, mengutip Newsweek, Rabu (13/12/2017)

Baca juga : Raja Salman Menegaskan Palestina Berhak Atas Yerusalem

Selain Afghanistan dan Pakistan, kelompok yang mengaku ISIS sendiri juga saat ini telah membangun pos-pos pertahanan di belahan dunia lain, seperti wilayah Kaukasus, Semenanjung Arab, Afrika Utara dan sub-sahara, serta Asia Tenggara, khususnya Filipina Selatan.

Ada pula beberapa serangan mematikan di Pakistan yang diduga dilakukan oleh salah satu bagian dari ISIS. Pasalnya pemberontakan tersebut juga diklaim oleh kelompok militan lainnya seperti Jamaat-ul-Ahrar dan Lashkar-e-Jhangvi.

Kini hubungan antara Teheran dan Islamabad sedang dalam proses peningkatan. Hal itu sejalan dengan peningkatan kekuatan pertahanan kedua negara.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Komjen Syafruddin Pastikan Polri Kini Punya Alat Canggih Untuk Cegah Terorisme

Komjen Syafruddin Pastikan Polri Kini Punya Alat Canggih Untuk Cegah Terorisme

Jakarta – Pasukan Residen Khusus (Densus) 88 Anti Teror telah berhasil mengamankan empat terduga teroris ...