Home > Ragam Berita > Nasional > Yasonna Laoly Layangkan Usul Pemberian Remisi kepada Ahok

Yasonna Laoly Layangkan Usul Pemberian Remisi kepada Ahok

Jakarta – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengusulkan pemberian remisi pada Hari Raya Natal selama 15 hari kepada mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Yasonna Laoly Layangkan Usul Pemberian Remisi kepada Ahok

“15 hari, itu masih usulan,” kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di sela-sela acara Refleksi Akhir Tahun 2017 Kementerian Hukum dan HAM di gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Rabu (20/12/2017).

Menurut Yasonna, pemberian 15 hari sudah sesuai dengan aturan perundang-undangan di mana Ahok telah menjalani masa pidana penjara selama enam bulan. “Itu masih usulan tetapi hitungannya begitu sesuai aturannya. Kalau inginnya orang-orang kan ada yang minta lebih dari segitu tetapi kan aturan harus sesuai dengan perundang-undangan,” ucap Yasonna.

Sebelumnya, Plt Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham Ma’mun menyatakan pemberian remisi kepada Ahok harus berdasarkan persyaratan-persyaratan selama yang bersangkutan menjalani masa pidana penjara. “Kan ada persyaratan administrasi dan substansi. Kalau administrasi minimal harus enam bulan, kalau substansi itu menyangkut perilaku. Apa perilakunya baik, tidak melanggar aturan di dalam,” kata Ma’mun beberapa waktu lalu.

Baca juga: Inilah Pesan Setya Novanto kepada Kader Golkar setelah Sidang Eksepsi

Dia menyatakan bahwa Ahok kooperatif dan tidak ada masalah selama menjalani masa pidana penjara di Mako Brimob Depok, Jawa Barat, tersebut.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun terhadap terdakwa Ahok karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penodaan agama pada 9 Mei 2017. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Pengamat Menilai Prabowo Tak Akan Ragu Pilih Cawapres Dari Luar PKS

Pengamat Menilai Prabowo Tak Akan Ragu Pilih Cawapres Dari Luar PKS

Jakarta – Dalam Pilpres 2019 mendatang, muncul sebuah wacana bahwa Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo ...