Home > Unik > Hebat, Mahasiswa UMM Permudah Tuna Netra Kenali Uang Lewat Alat Ini

Hebat, Mahasiswa UMM Permudah Tuna Netra Kenali Uang Lewat Alat Ini

Jakarta – Baru-baru ini, alat bantu sensor uang bagi penyandang tuna netra telah sukses dibuat oleh Mahasiswa program studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Alat tersebut ia beri nama kacamata Sensor Tuna Netra atau “Kasentra”.

Hebat, Mahasiswa UMM Permudah Tuna Netra Kenali Uang Lewat Alat Ini

Salah seorang mahasiswa pencipta Kasentra UMM Yoga Adi Wijaya mengemukakan alat bantu tersebut guna mempermudah aktivitas para penyandang disabilitas dalam mengenali uang, termasuk nominal maupun keasliannya dengan kacamata sensor tersebut.

“Gagasan ini muncul karena dilatarbelakangi oleh maraknya kasus penipuan pada penyandang tuna netra yang berprofesi sebagai tukang pijat, terutama pada saat melakukan transaksi keuangan dengan pelanggan. Mereka sering tertipu, kan kasihan,” ujarnya.

Dirinya juga mengemukakan bahwa sebelumnya mereka datang ke lokasi pelatihan pijat tuna netra dan mereka mengeluhkan soal penipuan tarif pijat dari para pelanggannya, baik nominal maupun keasliannya.

“Ternyata uang yang dibayarkan kepada tukang pijat tuna netra itu tidak sedikit yang palsu,” tuturnya, Sabtu (6/1).

Berdasarkan latar belakang keluhan para pemijat tuna netra tersebut, lanjutnya, dia bersama beberapa orang rekannya mencoba mengembangkan alat Kasentra. Ia mengatakan bahwa Kasentra sendiri merupakan produk inovasi yang menggabungkan kacamata dengan sensor khusus untuk mendeteksi jumlah uang maupun nominalnya.

Melalui sejumlah penelitian dan pengembangan, cara kerja Kasentra hasil inovasi mahasiswa UMM tersebut ternyata lebih efisien dibandingkan dengan alat serupa yang sudah pernah diciptakan. Cara kerja Kasentra hanya dengan mengarahkan pandangan kacamata ke arah jumlah uang, akan keluar suara berupa nominal uang tersebut.

Disamping itu juga, penyandang tuna netra tidak perlu menggunakan alat pendukung lain, misalnya smartphone atau alat lain yang lebih mahal dalam pengoperasian Kasentra. Disamping jauh lebih efisien, lanjut Bagus, Kasentra juga memiliki nilai tambah, yakni ditawarkan dengan harga yang terjangkau.

“Alat kami memang dikembangkan dengan melihat kekurangan dan kelebihan produk yang sudah ada,” ujar anggota tim lainnya, Bagus Arif.

“Selain desain yang gampang dibawa, harga pembuatan alat ini juga murah jika nanti akan dikomersilkan,” katanya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Foto, Duel Sengit Ular Berbisa Menghadapi Serangan Seekor Buaya

Foto, Duel Sengit Ular Berbisa Menghadapi Serangan Seekor Buaya

Jakarta – Seorang spesialis teknologi Paten Risani Gunasingh mendapat yang langka dimana ia dapat melihat ...