Home > Ragam Berita > Internasional > Palestina Bakal Lakukan Pertemuan untuk Bahas Negosiasi Perdamaian

Palestina Bakal Lakukan Pertemuan untuk Bahas Negosiasi Perdamaian

Yerusalem – Palestina dilaporkan menggelar pertemuan untuk membahas masa depan proses negosiasi perdamaian mereka dengan Israel. Rapat yang digelar sejak Senin (15/1/2018) itu bakal memutuskan untuk meninjau kembali pengakuan mereka terhadap Israel.

Palestina Bakal Lakukan Pertemuan untuk Bahas Negosiasi Perdamaian

Yerusalem

Palestina bakal mengakui Israel jika pemerintahan Benjamin Netanyahu itu juga mengakui Negara Palestina sesuai dengan batas yang disepakati pada 1967. Dalam batas tersebut, selain mengakui wilayah Palestina meliputi Tepi Barat dan Jalur Gaza, Israel juga harus mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina.

Selain tidak akan mengakui Israel, Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) juga menyatakan Perjanjian Oslo yang ditandatangani pada 1993 dan 1995 sudah tidak mengikat mereka lagi.

Sebagaimana diberitakan Al Jazeera pada Selasa (16/1/2018), keputusan itu dibuat pasca-pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Israel dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya (6/12/2017).

Baca juga: Bangladesh-Myanmar Sepakat dengan Pemulangan Pengungsi Rohingya Mulai Bulan Ini

Saat itu, Trump berkata bahwa pengakuan hanya satu-satunya cara untuk mencapai perdamaian antara Israel dan Palestina. Dalam pidato pembukaan, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam perkataan Trump.

Dalam pandangannya, solusi yang diberikan Trump dengan mengakui Yerusalem hanya menjadi tamparan telak negaranya. “Sudah saatnya kita berkata ‘Tidak’ kepada Trump dan proposal perdamaiannya,” tegas Abbas dilansir dari kantor berita Palestina Wafa. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Iran Tuding Amerika Kirim ISIS Ke Afghanistan

Iran Tuding Amerika Kirim ISIS Ke Afghanistan

Ankara – Kali ini AS dikabarkan telah mengirimkan kelompok militan ISIS ke Afghanistan dengan menggunakan ...