Home > Ragam Berita > Nasional > Kesejahteraan Masyarakat Dinilai Menurun, Fadli Zon : Jokowi Cukup Satu Periode

Kesejahteraan Masyarakat Dinilai Menurun, Fadli Zon : Jokowi Cukup Satu Periode

Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai pemerintahan Jokowi tidak berhasil menaikkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia mengklaim rakyat menginginkan pemimpin baru seperti Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Kesejahteraan Masyarakat Dinilai Menurun, Fadli Zon : Jokowi Cukup Satu Periode

“Pak Prabowo makin lama makin siap untuk menjadi calon presiden. Harapan masyarakat demikian keinginannya. ( Jokowi) cukup satu periodelah,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/1/2018).

Fadli menyebutkan, kepemimpinan Jokowi justru menyebabkan kesulitan di berbagai sektor, termasuk di bidang swasembada pangan.

“Cukup satu periodelah, sudah capek. Makin susah, jadi apa yang dilakukan di satu periode ini saja banyak menimbulkan kesulitan di berbagai sektor,” jelas Fadli.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria yang menyebutkan adanya banyak permintaan agar deklarasi pencalonan Prabowo sebagai capres dapat dilakukan dalam waktu dekat ini.

Bahkan ada yang mengusulkan agar pada perayaaan HUT Gerindra, 6 Februari 2018 mendatang, juga dideklarasikan nama mantan Danjen Kopassus ini menjadi capres 2019.

“Nanti kami akan diskusikan. Memang ada usulan mau deklarasi calon. Usulan dari berbagai macam, dari DPC, DPD,” kata Riza.

Terkait hal ini, Prabowo justru belum mau menanggapi terlalu jauh karena ia menilai waktunya masih jauh.

“Masih lama ini. Agustus, kan, masih lama,” kata Prabowo di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Senin (29/1/2018).

“Ya nanti kita lihatlah,” tambah Prabowo.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Ikuti Pelantikan Pj Gubernur Sumsel, Alex Noerdin Mangkir dari Panggilan Kejagung

Ikuti Pelantikan Pj Gubernur Sumsel, Alex Noerdin Mangkir dari Panggilan Kejagung

Palembang – Mantan gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin tak memenuhi pemanggilan keduanya untuk diperiksa Kejaksaan ...