Home > Ragam Berita > Nasional > Tewaskan Guru, Siswa SMAN 1 Torjun Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Tewaskan Guru, Siswa SMAN 1 Torjun Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Sampang – Seorang siswa kelas XI SMAN 1 Torjun, Sampang, yang berinisial HI telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan gurunya yang bernama Ahmad Budi Cahyono (27) hingga meninggal dunia. Penetapan tersangka tersebut diungkapkan pasca penyelidikan lebih lanjut.

Tewaskan Guru, Siswa SMAN 1 Torjun Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Tewaskan Guru, Siswa SMAN 1 Torjun Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Polres Sampang, Jawa Timur, telah mengumpulkan sejumlah alat bukti, meminta keterangan tersangka dan sejumlah saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tersangka dijerat dengan Pasal 351 KUHP ayat 3 tentang tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan kematian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman menjelaskan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan sembilan orang saksi.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka mengakui perbuatannya, yakni menganiaya guru sendiri hingga meninggal ketika jam pelajaran. Saat menjalani proses hukum, tersangka akan mendapat pendampingan dari sejumlah pihak,” kata Budi saat dikonfirmasi, Senin (05/02/2018).

Baca juga : Pelaku Penganiayaan Guru Budi Kini Dititipkan ke Rutan Sampang

Lebih lanjut Budi menjelaskan bahwa pendampingan terhadap tersangka akan dilakukan oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sampang, psikiater, dan pekerja sosial.

“Pendampingan ini dilakukan karena tersangka masih anak-anak atau di bawah umur,” ucapnya.

Terpisah, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Timur berharap agar kepolisian dapat mengawal kasus ini secara terus menerus. Selain itu, mereka juga berharap agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sehingga dapat menimbulkan efek jera.

“Kami meminta pihak kepolisian terus mengawal kasus ini. Meski statusnya sudah tersangka pada HI, tapi tersangka jangan sampai lepas, melainkan harus mendapat hukuman setimpal,” terang Ketua PGRI Jatim Ichwan Sumadi, Senin (05/02/2018).
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Dalam Kepengurusan KONI Jakarta Yang Baru Dilantik Ada Nama Pengacara Buni Yani dan Mantan Napi Ujaran Kebencian

Dalam Kepengurusan KONI Jakarta Yang Baru Dilantik Ada Nama Pengacara Buni Yani dan Mantan Napi Ujaran Kebencian

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru saja melantik pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia ...