Home > Ragam Berita > Nasional > Pemprov DKI : Tiga Lokasi yang Dialiri Sungai Ciliwung Bebas Sampah

Pemprov DKI : Tiga Lokasi yang Dialiri Sungai Ciliwung Bebas Sampah

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup DKI memastikan bahwa kondisi Sungai Ciliwung saat ini sudah bersih dari sampah.

Pemprov DKI : Tiga Lokasi yang Dialiri Sungai Ciliwung Bebas Sampah

“Ada tiga lokasi yang dialiri Sungai Ciliwung itu sudah kami bersihkan. Jadi, sekarang tidak ada lagi sampah,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Isnawa Adji di Jakarta, Jumat (9/2/2018).

Menurut dia, ketiga lokasi yang telah dibersihkan itu, antara lain Banjir Kanal Barat (BKB) Season City, Pintu Air Manggarai dan Jembatan Kampung Melayu.

“Pagi hari ini kami menerima laporan bahwa tiga lokasi yang dialiri Sungai Ciliwung itu sudah bersih dari sampah, sudah diangkut semua sampahnya,” ujar Isnawa.

Sebelumnya, dia menuturkan, pada Kamis (8/2/2018) kemarin, pihaknya telah membersihkan sekaligus mengangkut sebanyak 2.515 ton sampah di ketiga lokasi yang berada di sepanjang aliran Sungai Ciliwung itu.

“Rinciannya, yaitu sebanyak 1.864 ton sampah di Jembatan Kampung Melayu, 555 ton di Pintu Air Manggarai dan 96 ton di BKB Season City. Semuanya sudah dibersihkan,” tutur Isnawa.

Baca juga: Puan Maharani Bakal Dimintai Keterangan Terkait Kasus E-KTP

Meskipun demikian, dia mengungkapkan pihaknya masih akan tetap menyiagakan sejumlah alat berat sekaligus petugas kebersihan di ketiga lokasi yang dialiri Sungai Ciliwung itu.

“Alat berat dan petugas kami tetap siaga. Karena apabila volume atau debit air di bagian hulu meningkat, maka pasti akan ada sampah yang sampai ke sini, dan kami harus bersihkan sampah itu,” ungkap Isnawa. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Sekjen Gerindra Jelaskan Partainya Keterbatasan Dana Soal Logistik Pilpres 2019

Sekjen Gerindra Jelaskan Partainya Keterbatasan Dana Soal Logistik Pilpres 2019

Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memulai penggalangan dana publik untuk kebutuhan politiknya ...