Home > Ragam Berita > Nasional > SBY Menilai Ada Yang Ingin Mengadu-domba Dirinya Dengan Jokowi dan Megawati

SBY Menilai Ada Yang Ingin Mengadu-domba Dirinya Dengan Jokowi dan Megawati

Jakarta – Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai ada pihak-pihak yang sengaja mengadu domba dirinya dengan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

SBY Menilai Ada Yang Ingin Mengadu-domba Dirinya Dengan Jokowi dan Megawati

Hal itu disampaikan SBY melalui video singkat yang ia unggah melalui akun Twitternya dengan menyebutkan bahwa ada akun palsu yang mengatasnamakan SBY.

Dalam video berdurasi 1 menit 4 detik yang diunggah pada Senin (12/2/2018) pukul 13.00 WIB itu SBY menunjukkan bukti screenshot akun palsu yang mengatasnamakan dirinya.

Pada screenshot tersebut juga tertulis nama Presiden Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri.

SBY kemudian menegaskan bahwa cuitan tersebut bukan dirinya yang menulis, dan bukanlah karakter dan kepribadiannya.

Berikut pernyataan lengkap SBY dalam video tersebut:

Saudara-saudara, saat ini beredar akun Twitter saya yang dipalsukan. Dulu pernah terjadi tahun 2017, dipalsukan dan isinya tidak bagus. Seolah-olah saya menyerang Presiden Jokowi dan juga Ibu Megawati. Bahasanya pun tidak baik.

Bukan seperti itu karakter dan kepribadian saya.

Ini (menunjukkan screenshot) cuitan akun S. B. Yudhoyono.

Nah, sekarang diedarkan melalui WhatsApp Group. Kalau dahulu lewat Twitter. Ini tidak bagus. Saya harap saudara-saudara saya kalau menjumpai seperti ini tolong beritahu saya karena jelas itu palsu

Dan saya berharap pihak berwajib menertibkan hal seperti ini. Karena ini dapat disebut pembusukan terhadap saya dan juga mengadu domba antara saya dengan Presiden Jokowi dan Ibu Megawati.

Terima kasih.
(samsul arifin – harianindo.com)

x

Check Also

Gerindra Tanggapi Tudingan Anies Hanya Manfaatkan Habib Rizieq

Gerindra Tanggapi Tudingan Anies Hanya Manfaatkan Habib Rizieq

Jakarta – Mohamad Taufik yang saat ini menjadi Penasihan Fraksi Partai Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat ...