Home > Ragam Berita > Nasional > Persekutuan Gereja Kecam Tindak Kekerasan Saat Umat Lakukan Ibadah

Persekutuan Gereja Kecam Tindak Kekerasan Saat Umat Lakukan Ibadah

Jakarta – Baru-baru ini, Indonesia disebut sudah dalam situasi darurat sikap toleransi terhadap kebebasan beragama serta dalam menjalankan kegiatan peribadahannya. Hal tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).

Persekutuan Gereja Kecam Tindak Kekerasan Saat Umat Lakukan Ibadah

Mereka menyatakan hal tersebut lantaran mengingat berbagai penyerangan terhadap tokoh-tokoh dan simbol keagamaan belakangan ini. Kepala Humas PGI, Jeirry Sumampow amat menyesalkan peristiwa kekerasan dan penganiayaan yang terjadi di Bandung, Tangerang, dan Yogyakarta dalam kurun waktu dua bulan belakangan ini.

Bahkan, Peristiwa tersebut telah membuat keresahan dan mengancam keamanan masyarakat dalam menjalankan kegiatan ibadah agamanya. Jeirry menilai bahwa peristiwa tersebut juga amat memrihatinkan lantaran tidak mencerminkan semangat kerukunan yang terus ditumbuhkembangkan bersama di Tanah Air

“Tindakan kekerasan dalam bentuk apapun dan dengan alasan apapun, tidak dapat dibenarkan karena melukai keutuhan kita sebagai bangsa dan tidak mencerminkan sikap mengasihi semua orang yang diajarkan oleh Yesus Kristus. Terutama jika hal ini dilakukan ketika umat sedang menjalankan ibadah,” kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (14/2/2018).

Pihak PGI sendiri meminta agar pemerintah segera mengusut tuntas para pelaku peristiwa intoleran ini. Bahkan, mengungkap motif dibalik berbagai kasus ini dan segera melakukan tindakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

PGI juga mengharapkan agar pihak aparat kepolisian bisa bertindak cepat guna memulihkan rasa aman bagi masyarakat, khususnya masyarakat yang hendak menjalankan ibadah.

“Kami mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan tidak terpancing oleh provokasi-provokasi yang dapat memperkeruh situasi,” tuturnya.

Sebelumnya, peristiwa kekerasan kepada para tokoh agama dan kegiatan ibadah belakangan ini sering terjadi. Kurang lebih sudah ada empat kasus penyerangan terhadap tokoh agama dan kegiatan ibadah yang menjadi viral di masyarakat.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Polda Metro Jaya : Penyebutan Jendral Polri oleh Novel Baswedan Masih Sebatas Asumsi

Polda Metro Jaya : Penyebutan Jendral Polri oleh Novel Baswedan Masih Sebatas Asumsi

Jakarta – Polda Metro Jaya masih belum bisa mengungkap siapa sosok di balik penyiraman air ...