Home > Ragam Berita > Nasional > Dalam Sidang Kasus Ujaran Kebencian, Jonru Dituntut 2 Tahun Penjara dan Denda 50 Juta

Dalam Sidang Kasus Ujaran Kebencian, Jonru Dituntut 2 Tahun Penjara dan Denda 50 Juta

Jakarta – Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting, memang telah ditetapkan menjadi Terdakwa dalam kasus ujaran kebencian. Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, pada Senin (19/2/2018), dirinya dituntut dua tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Dalam Sidang Kasus Ujaran Kebencian, Jonru Dituntut 2 Tahun Penjara dan Denda 50 Juta

“Terdakwa melakukan beberapa perbuatan dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditunjukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan, baik secara individu atau kelompok,” ujar jaksa Zulkipli saat membacakan tuntutannya.

Zulipli mengatakan, jika berdasarkan keterangan dari para saksi yang telah dihadirkan, ujaran kebencian yang disampaikan oleh Jonru di media sosial miliknya mengandung konotasi yang negatif.

“Menurut ahli bahasa dan pelapor, postingan terdakwa mengenai Presiden Jokowi yang menyebutkan asal usul orang tua Jokowi tidak jelas, mengandung kebencian,” katanya.

Disamping itu, JPU menilai, terdakwa tidak berhak menentukan Quraish Shibab bukan ulama, hanya karena tidak ikut aksi damai 212. Dalam sidang yang digelar selama kurang lebih satu jam tersebut, JPU menyampaikan empat tuntutan kepada Jonru.

Dua poin diantaranya menyebutkan bahwa Jonru terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sebagaimana diatur dalam Pasal 28 Ayat (2) UU ITE dan menjatuhkan pidana 2 tahun penjara dan denda Rp 50 juta.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Inilah Alasan Polisi di Tangerang Tidak Boleh Menyaksikan Piala Dunia 2018

Inilah Alasan Polisi di Tangerang Tidak Boleh Menyaksikan Piala Dunia 2018

Tangerang – Jelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang pada Pilkada 2018, sejumlah aturan diterapkan ...